Tanya Dokter

  • demam setelah vaksin Varicela

  •  fb-elliwati
    Anggota

    Dokter,

     

    Anak saya berusia 16 bulan 2minggu ketika melakukan Vaksin Varicela (03/11/2016). Vaksin MMR belum dikarenakan out of stock.

    Pertanyaan kami adalah:

    1)Kapan dapat melakukan Booster/Ulangan Vaksin Dpt-Hib-Polio tercepat?

    2)3 hari setelah Vaksin Varicela anak saya panas/demam 39 dan sariawan. Setelah diresepkan oleh Dokter diberikan penurun obat panas, antibiotik, dan sariawan kembali sehat 3 hari kemudian.

    Apakah harus melakukan  vaksin ulang untuk Vaksin  Varicela dikarenakan sakit >

    Kami nenunggu kabar dan balasan.

    Terima kasih.

     

    Hai, Imunisasi / vaksinasi merupakan suatu usaha perlindungan anak dari penyakit infeksi dengan cara merangsang pembentukan antibodi anak melalui suntikan materi virus mati atau yang telah dilemahkan. Vaksinasi biasanya diberikan beberapa kali dengan tujuan untuk "menyegarkan" kembali kekebalan tubuh yang sudah dirangsang, supaya kekebalannya tetap optimal. Imunisasi DPT-Hib-Polio termasuk ke dalam vaksinasi wajib oleh pemerintah; jarak optimalnya dari suntikan pertama ke berikutnya ialah sekurangnya 1 bulan. Setelah vaksinasi, dapat timbul efek samping seperti demam, anak rewel, nyeri di tempat suntikan dan pembengkakan tempat suntikan. Kondisi seperti ini biasanya ringan dan bersifat sementara. Penanganan dapat dilakukan di rumah dengan cara memberikan obat penurun panas (mis. parasetamol) dan memberikan kompres hangat pada tempat yang bengkak/nyeri sampai pembengkakan mereda. Jika panas tidak kunjung turun setelah 2-3 hari, atau pembengkakan terus terjadi sampai lebih dari 5 hari, konsultasikanlah ke Dokter. Demam dan gejala-gejala ikutan (mis. sariawan, lemas, malas makan, dll.) setelah vaksinasi mungkin berkaitan dengan kerja vaksin yang tengah merangsang pembentukan antibodi; hal ini tidak memerlukan vaksinasi ulang. Ikutilah terus jadwal vaksinasi yang telah ditetapkan untuk mengoptimalkan daya kerja vaksin dan memudahkan ibu untuk mengingat vaksin apa saja yang telah diberikan pada anak. Sekian, semoga bermanfaat. dr. Radius Kusuma