Tanya Dokter

  • Jari tangan kaku dan bengkak

  • Selamat siang Dok,

    Ibu saya menderita diabetes, jadi beberapa bulan ini beliau kalau melakukan genggaman dengan tangan kirinya membuat jari tengahnya kaku untuk dibuka kembali dok, dan kondisi jari tengah ibu saya dalam keadaan bengkak, kalau di ingat ibu saya tidak pernah mengalami kecelakaan dengan jarinya dok.

     

    Terimakasih

    Hai Ikhsan wahyudi,

    Terimakasih telah bertanya ke Alodokter.

     

    Jari disusun oleh gabungan tulang-tulang kecil yang dihubungkan oleh persendian. Untuk bergerak secara bebas, pada persendian ini terdapat cairan sendi yang melumasi pergerakan antar tulang.

    Jari-jemari yang kaku, bengkak, dan sulit digerakkan dapat disebabkan oleh berbagai kondisi, di antaranya:

    • Rheumatoid arthritis (radang sendi karena rematik)
    • Gouty arthritis (radang sendi karena asam urat)
    • Osteoarthritis
    • Fibromialgia (nyeri otot dan jaringan penyokongnya)
    • SLE (systemic lupus erythematosus)
    • Infeksi kulit jari, misalnya karena abses, selulitis, bisul
    • Psoriatik arthtritis
    • Sarkoidosis
    • Relapsing polychondtritis
    • Gangguan fungsi ginjal, fungsi liver
    • Infeksi bakteri atau virus laiinya

    Keluhan ini bisa berkaitan dengan riwayat penyakit diabetes yang dideritanya, bisa juga muncul sebagai manifestasi penyakit lainnya.

    Untuk menentukan penanganan yang tepat, sebaiknya periksakan langsung ibu Anda ke dokter ya.. Apabila diperlukan, dokter akan melakukan pemeriksaan laboratorium, rontgen, atau lainnya untuk menegakkan diagnosis.

    Sementara itu, ibu Anda bisa melakukan tips berikut untuk meredakan keluhannya:

    • Kompres jari-jari yang bengkak dan kaku dengan air hangat
    • Batasi aktifitas berlebihan menggunakan jari yang bengkak
    • Tinggikan posisi jari, misalnya dengan diganjal menggunakan bantal saat tidur
    • Konsumsi makanan bergizi seimbang, perbanyak asupan vitamin B12
    • Hindari mengurut jari yang bengkak tanpa pemeriksaan dokter sebelumnya
    • Lakukan kontrol dan pengobatan diabetes secara teratur sesuai petunjuk dokter

    Semoga membantu ya..

     

    dr. Nadia Nurotul Fuadah