Tanya Dokter

  • cara mengetahui jenis kista ovarium

  •  abel sapphire
    Anggota

    Dok, saya berumur 23 tahun. Sudah hampir sebulan saya cek dokter dan dokter bilang saya menderita kista di indung telur kanan dan kiri dgn ukuran 4x5cm. Dokter menyarankan operasi tapi saya msh ragu krn takut muncul lg. Saya tdk di beri tahu kista saya termasuk jenis apa. Dokter hny bilang kista terjadi krn gangguan hormon. 4 hr lalu saya mensturasi lbh cepat 5 hari dr jadwalnya, perut saya sakit seperti saya mens biasa tp agak lebih sakit. Yg ingin saya tanyakan 1. kista saya ini jenis apa dok, krn kista saya menyerang indung telur kanan dan kiri? 2. Saya jg dulu prnh mens dan mengeluarkan seperti daging, bentuknya bukan seperti hati ayam tp seperti daging sapi memiliki serat, apa itu mioma atau janin dok? Krn saya itu sempat telat hampir seminggu. 3. Apakah saya harus cek darah, cek cairan vagina saya utk mengetahui jenis kista yg saya derita? Terima kasih

    Hai, Untuk mengetahui jenis kista yang Anda derita dokter harus memeriksa kista secara langsung. Artinya kista dikeluarkan secara operasi dan diperiksa di laboratorium ( patologi anatomi ) baru bisa diketahui kepastian jenis kista yang Anda derita. Pemeriksaan USG bisa mengetahui lokasi, ukuran dan isi dari kista yang Anda derita. Jika isi kista lebih banyak zat padat daripada cairan maka pemeriksaan darah akan diperlukan. Pemeriksaan darah akan mengecek satu tumor marker yaitu Ca125. Jika nilainya rendah berarti kista Anda bukanlah sebuah tanda keganasan. Namun jika tinggi ada kemungkinan kista tersebut merupakan keganasan. Pemeriksaan darah dan cairan vagina tidak bisa memberitahu jenis kista yang Anda derita. Pengangkatan kista disarankan karena ukuran dari kista Anda yang cukup besar. Indikasi pengangkatan akan dilakukan bila kista berukuran >=5 cm. Apalagi kista ini menyerang kedua ovarium Anda. Sedangkan untuk mengetahui apakah "daging " yang keluar saat menstruasi apakah miom atau janin dibutuhkan pemeriksaan secara langsung di laboratorium akan isi dari " daging" tersebut. Kista ovarium pada dasarnya terbagi menjadi 2 bagian yaitu kista fungsional dan kista dengan sel abnormal. Kista fungsional sendiri terbagi 2 yaitu kista luteum dan folikel. Keduanya memang dipengaruhi siklus menstruasi sehingga kadang bisa menghilang setelah beberapa bulan. Biasanya tidak berbahaya. Anda bisa melakukan pengecekan selama beberapa bulan untuk mengawasi ukuran dari kista ini. Jika menghilang atau mengecil mungkin tindakan operasi belum diperlukan. Sementara kista dengan isi abnormal terbagi menjadi kista dermoid dan kista adenoma. Kista ini tidak dipengaruhi oleh siklus menstruasi dan bisa menimbulkan keganasan. http://www.alodokter.com/kista-ovarium/ Kista dermoid biasa menyerang usia < 40 tahun. Isinya bisa berupa jaringan manusia seperti rambut, gigi, lemak, tulang dll. Kista ini umumnya tidak ganas tapi bisa menjadi sangat besar sehingga membutuhkan operasi untuk pengangkatan. Kista adenoma merupakan kista yang paling sering menyerang usia > 40 tahun. Isinya merupakan sel sel jaringan luar ovarium. Bisa menjadi sangat besar dan menyebabkan ovarium terpelintir sehingga menimbulkan nyeri dan membutuhkan pengangkatan dengan operasi. Semoga bermanfaat. Dr. Yusi

    abel sapphire  abel sapphire
    Anggota

    Saya kemarin ngecek krn rahim saya sakit dok seperti sedang mens padahal saya br selesai mens. Dokter bilang perut saya terasa sakit krn kista melilit indung telur. Apakah operasi tidak memberikan efek? Saya belum menikah dok.

    Hai, Apa yang Anda maksud dengan efek? Setiap tindakan operasi pasti memiliki resiko dan efek samping. Efek yang bisa timbul pasca operasi adalah perdarahan, nyeri perut dan infeksi. Tindakan operasi kista biasanya dilakukan atas indikasi : 1.Ukuran kista terlalu besar. 2.Menimbulkan gejala yang mengganggu. Kebanyakan operasi kista hanya mengangkat kista saja tanpa melibatkan ovarium sehingga tidak akan mempengaruhi kesuburan dan kesempatan Anda memiliki anak. Namun jika ternyata kista bersifat ganas atau membungkus ovarium maka tindakan pengangkatan ovarium akan dipertimbangkan. Hal ini tentu saja akan mempengaruhi kesuburan. Pengangkatan satu ovarium akan mengurangi kesuburan tapi Anda masih memiliki kesempatan memiliki anak karena masih ada ovarium yang lain. Sementara pengangkatan kedua ovarium tentu akan menyebabkan Anda tidak bisa memiliki anak lagi. Sementara kista tanpa gejala hanya perlu dipantau secara berkala dan belum perlu tindakan operatif. Tanyakan dengan mendetil kepada dokter kandungan Anda mengenai prosedur operasi yang akan dilakukan dan apakah akan mempengaruhi kesuburan Anda di kemudian hari. Semoga membantu. Dr. Yusi