Tanya Dokter

  • Penyebab kelumpuhan pada anggota gerak

  • Selamat malam dok, saya mau bertanya. Ayah saya umur 55 sering mengalami penyakit yang membuat dia tidak bisa bergerak atau lumpuh, tapi hanya untuk 1 atau 2 hari saja setelah mengkonsumsi obat asam urat akan kembali normal kembali. Seluruh badan ayah saya tidak bisa digerakkan. Tangan dan kaki mati rasa,buat cuci muka, makan dll juga tidak bisa. tapi ayah saya sadar dan normal, bisa ngomong seperti orang sehat. Ini jenis penyakit apa ya dok? Apa termasuk asam urat? Terimakasih dok.

    Halo. Kelemahan atau kelumpuhan anggota badan dapat merupakan salah satu gejala dari stroke. Stroke adalah kondisi yang terjadi ketika pasokan darah ke otak terputus akibat penyumbatan atau pecahnya pembuluh darah, sehingga terjadi kematian sel-sel pada sebagian area di otak. Stroke adalah kondisi kesehatan yang serius yang membutuhkan penanganan cepat. Gejala dari stroke antara lain : 

    • Cara bicara penderita tidak jelas atau kacau, bahkan ada juga penderita yang tidak bisa bicara sama sekali walau mereka terlihat sadar
    • Mata dan mulut pada salah satu sisi wajah penderita terlihat turun
    • Anggota tubuh lemah sebelah atau lemah kedua bagian tubuh
    • Kebas atau mati rasa bagian tubuh tertentu
    • Kebingungan mendadak 
    • Gangguan penglihatan secara tiba-tiba pada satu atau kedua mata.
    • Pusing mendadak, kesulitan berjalan, atau kehilangan keseimbangan atau koordinasi.
    • Mendadak sakit kepala parah dengan tidak diketahui penyebabnya
    • Tidak mampu menggerakkan badan

    Stroke terbagi atas :

    • Stroke Iskemik. Jenis Stroke yang paling banyak, yakni sekitar 85% adalah stroke iskemik, di mana aliran darah ke otak tersumbat oleh gumpalan darah atau timbunan lemak yang disebut plak di lapisan pembuluh darah.
    • Stroke Hemorrhagic. Stroke hemorrhagic terjadi akibat pecahnya pembuluh darah di otak. Karena pecah maka darah akan menumpuk dan menekan jaringan otak di sekitarnya.
    • Transient ischemic attack (TIA) adalah “peringatan stroke” atau “mini-stroke” atau stroke ringan yang mengakibatkan tidak ada kerusakan permanen. Mengenali dan mengobati TIA segera mungkin dapat mengurangi risiko stroke berat. TIA akan membaik dalam waktu 24 jam. Stroke ini tidak akan meninggalkan gejala sisa sehingga pasien tidak terlihat pernah mengalami serangan stroke. Akan tetapi adanya TIA merupakan suatu peringatan akan serangan stroke selanjutnya sehingga tidak boleh diabaikan begitu saja.
    • Reversible Ischemic Neurological Deficit (RIND). Kondisi RIND hampir sama dengan TIA, hanya saja berlangsung lebih lama, maksimal 1 minggu (7 hari). RIND juga tidak meninggalkan gejala sisa.

    Untuk diagnosa dan penanganan stroke yang akurat, penting bagi pasien untuk melakukan pemeriksaan fisik dan prosedur diagnostik. Sebaiknya segera periksakan ayah Anda kepada dokter saraf agar dilakukan poemeriksaan secara lebih lengkap dan dipastikan apakah benar gejalastroke atau tidak. Dokter akan bertanya tentang faktor-faktor risiko seperti :

    • penyakit jantung,
    • tekanan darah tinggi,
    • merokok, dan
    • riwayat keluarga.

    Dokter spesialis saraf  nantinya juga akan melaukan beberapa tes sesuai dengan gejala. Tes-tes yang dilakukan termasuk tes darah, pemeriksaan saraf, CT scan otak,  EKG (elektrokardiogram), ekokardiografi dan lainnya. Hasil tes-tes tersebut dapat dengan jelas menunjukkan apakah terjadi stroke atau tidak, dan jika itu terjadi, bagian mana dari otak yang rusak dan berapa tingkat kerusakannya. Pengobatan stroke akan tergantung pada jenis dan tingkat keparahan stroke.

    Semoga Bermanfaat

    dr. Eni Yulvia S