Tanya Dokter

  • Jerawat lama yang sakit dan bengkak

  • Saya berjerawat karena gonta-ganti produk yg murahan di pasar ,dulu banyak sekali skitr 17 jerawat di wajah ,sekarang bisa sembuh dgn bahan alami ,jerawt hilang beserta bekasnnya tapi muncul 1 jrwt lagigk banyak kayak dulu ini ada bekas jerawat yang lama ku pencet gk berhasil lalu ini kmaren kupenct lagi juga gk berhasil lalu sakit&bengkak maka saya kasih putih telur&jeruk nipis sekrg udah kering tapi warna hitam sama jerawat yg baru muncul1kemarin.Ini masih ada jerawat yg lama yg prnh kupencet gk berhasil warna hitam tapi sangat kecil sekali bentuk kyk lubang itu kenapa gk bisa hilang yaa padahal tumbuhnnya saat jrawatku masih banyak dulu ,itu kenapa gk bisa hiang yaa dok?apakah harus kupenct lagi biyar kering kyk kemarin?baiknnya gmana yaa buu?

    Hai, Jerawat merupakan masalah yang umum dialami oleh setiap orang. Ditandai dengan bintik-bintik yang timbul pada kulit wajah, punggung, maupun dada. Bintik-bintik tersebut dapat berbentuk ringan seperti komedo berkepala hitam atau putih, hingga bintik merah yang meradang dan bernanah. Jika kondisi jerawat dirasakan semakin parah, sebaiknya Anda berkonsultasi langsung dengan dokter. Hal ini diperlukan agar dokter dapat menilai langsung tingkat keparahan jerawat Anda dan memberikan pengobatan yang sesuai agar mencegah jerawat bertambah parah maupun menimbulkan komplikasi seperti bekas luka. Berikut merupakan beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk merawat kulit yang berjerawat :

    1. jangan memencet jerawat / komedo, karena akan memperparah jerawat dan menimbulkan bekas
    2. cuci muka dengan air hangat dengan produk pembersih ringan
    3. jangan terlalu sering mencuci muka, cukup 2 kali sehari
    4. jangan menggosok kulit yang berjerawat terlalu keras pada saat mencuci muka
    5. jangan pakai kosmetik secara berlebihan
    6. bersihkan kosmetik sebelum tidur
    Hati-hati dalam mengaplikasikan bahan / produk ke kulit yang berjerawat. Karena bahan yang tidak sesuai serta tidak bersih / mengandung bakteri beresiko untuk menimbulkan masalah lebih lanjut pada kulit. Semoga membantu, Dian Paramitasari, dr.