Tanya Dokter

  • Mengatasi jerawat yang kambuh kembali dan tips menghilangkan bekas jerawat

  •  petrichor
    Anggota
    Hai, Dok. Saya mau bertanya. Saya perempuan, umur 16th. Langsung pada intinya saja ya dok. Saya ini biasanya berjerawat di bagian pipi, baik pipi kanan maupun kiri. Awalnya, saya kira hanya jerawat biasa yang akan muncul ketika saya mau menstruasi. Lalu saya biarkan dok. Ternyata kalau saya perhatikan, tiap jerawat saya sudah kempes dan tinggal bekasnya saja, muncul jerawat lain di daerah yang sama, yaitu pipi. Siklusnya begitu terus dok. Habis kempes, muncul jerawat lain. Itu kenapa ya dok? Dan bagaimana cara mengatasinya? Dulu, saya pernah coba pakai jeruk nipis, tapi ternyata jerawat saya malah meradang dan warnanya jadi kecoklatan, lalu akhirnya saya hentikan pemakaian jeruk nipis. Lalu, saya mau bertanya satu hal lagi, Dok. Kalau sedang jerawatan, apa tidak boleh cuci muka dengan facial wash? Tapi, saya kadang bimbang, kalau tidak cuci muka, saya malah takut wajah saya makin kotor. Lalu, untuk wajah yang sedang berjerawat, apa ada facial wash khusus? Mohon bantuannya ya dok. Terima kasih banyak.

    Halo petrichor, terimakasih atas pertanyaannya untuk Alodokter

     

    Jerawat atau yang dikenal juga dengan acne dapat terbentuk karena sel kulit mati yang menumpuk bercampur dengan sebum (minyak) yang menimbulkan sumbatan pada pori kulit. Sumbatan pada pori ini menyebabkan bakteri dapat berkembang dengan mudah dan menimbulkan reaksi peradangan pada kulit yang berwujud benjolan yang bengkak, merah, dan nyeri.

    Berikut ini adalah beberapa faktor yang menyebabkan munculnya jerawat :

    1. Perubahan hormonal fisiologis, misalnya pada remaja, wanita menjelang menstruasi, ataupun kehamilan
    2. Stress yang tinggi
    3. Penggunaan obat-obatan tertentu seperti steroid, lithium, hormon androgen, kontrasepsi hormonal
    4. Faktor eksternal lainnya, misalnya penggunaan kosmetik berbasis minyak, cara mencuci wajah yang salah

     

    Di antara semua faktor di atas, faktor yang paling utama menyebabkan munculnya jerawat adalah faktor hormonal. Hormon androgen yang meningkat saat pubertas atau perubahan hormonal saat menstruasi atau hamil dapat menyebabkan peningkatan produksi sebum (minyak) di wajah yang bila bercampur dengan sel kulit mati akan menimbulkan sumbatan di pori kulit dan menjadi jerawat. Faktor hormonal inilah yang kemungkinan besar menyebabkan jerawat anda selalu muncul lagi dan lagi di tempat yang sama. 

    Karena jerawat muncul karena peningkatan produksi sebum dan sel kulit mati yang menumpuk di pori, maka mencuci wajah justru merupakan salah satu perawatan rutin pada penderita jerawat. Tidak mencuci wajah sama sekali justru dapat menimbulkan munculnya jerawat semakin banyak. Namun perlu diingat juga bahwa mencuci wajah harus dilakukan dengan cara yang benar. Berikut ini adalah beberapa cara mencuci wajah yang benar:

    1. Cucilah wajah menggunakan air hangat, jangan air panas
    2. Gunakan sabun atau pembersih wajah yang lembut, bebas pewangi, dan tidak mengandung antiseptik yang keras
    3. Gosok wajah dengan lembut dengan menggunakan tangan anda saja, tidak perlu digosok dengan handuk atau loofah
    4. Sebaiknya juga tidak perlu menggunakan scrub wajah setiap hari
    5. Jangan cuci wajah anda terlalu sering, bila anda memiliki kulit yang sangat berminyak, mencuci wajah 2x sehari sudah cukup untuk mencegah penumpukan minyak
    6. Keringkan wajah dengan menutul-nutulkan handuk yang lembut ke wajah, jangan digosok dengan kasar
    7. Gunakan pelembab wajah yang lembut setelah selesai mencuci wajah

     

    Untuk melakukan pengobatan terhadap jerawat memang dibutuhkan waktu yang sangat panjang. Biasanya pengobatan akan memakan waktu sekitar 2 hingga 3 bulan untuk mengurangi jumlah dan penampakan jerawat di wajah. Jerawat yang ringan biasanya dapat diatasi sendiri dengan melakukan hal-hal berikut ini:

    1. Tidak memencet-mencet jerawat karena dapat memperparah kondisi jerawat, menyebabkan bengkak, dan meninggalkan bekas yang lebih sulit dihilangkan
    2. Mencuci wajah dengan cara yang benar
    3. Menggunakan pelindung matahari untuk meminimalisir kerusakan kulit akibat sinar matahari
    4. Tidak menggunakan krim wajah atau kosmetik yang komedogenik atau yang berbasis minyak
    5. Menghindari stress
    6. Pada jerawat yang ringan, anda dapat mencoba menggunakan produk krim wajah yang mengandung asam salisilat, benzoyl peroxide, sulfur, alpha hydroxy acids (AHA), atau tea tree oil. 

     

    Bila jerawat anda tidak membaik dalam 3 bulan dengan perawatan sendiri atau justru semakin memberat, sebaiknya anda mengunjungi dokter kulit untuk mendapat perawatan wajah yang lebih intensif. Jerawat yang termasuk jerawat sedang dan berat membutuhkan pengobatan yang membutuhkan resep dokter. Bila anda memiliki jerawat jenis nodular dan kistik, anda juga akan membutuhkan perawatan yang lebih intensif dari dokter.

     

    Sekian yang dapat saya sampaikan, semoga membantu menjawab

     

    dr. Irna Cecilia