Tanya Dokter

  • keputihan dan perut sakit kalo berhubungan sex

  •  Kirani
    Anggota

    Dok sya mau tanya. Sya suka sakit kalo brhungn sex dan perut sya jga suka trasa sakit pasa bagian rahim apa itu trmasuk. Gjala kangker dok sya suka kputihan kalo mau.datng bulan maksih

    Hi, Keluhan keputihan yang terjadi menjelang menstruasi, apabila tidak berbau dan tidak berwarna pada umumnya merupakan keputihan yang terjadi secara normal (fisiologis) dialami oleh wanita.   Rasa sakit pada saat berhubungan seks dikenal di dunia medis dengan nama dyspareunia. Nyeri yang dirasakan ini dapat bersumber dari berbagai macam organ, diantaranya: 1. Vagina dan bibir vagina, atau biasa disebut dyspareunia bagian luar. contohnya: vagina yang kering saat memulai hubungan seks, luka pada bibir vagina, dsb. 2. Orang-organ yang terletak di perut bagian bawah (pelvis), atau dyspareunia bagian dalam. contohnya: - leher rahim, seperti infeksi, radang, maupun kanker leher rahim - rahim, seperti endometriosis (dinding rahim tumbuh diluar rahim), kanker rahim - ovarium, seperti kista atau radang - dan lainnya.   Mengenai sakit di daerah perut bawah tengah, selain rahim, banyak masalah organ lain yang juga dapat menyebabkan masalah pada bagian tersebut. Diantaranya masalah pada usus, kandung kemih dan organ-organ reproduksi lain selain rahim seperti saluran telur dan kandung telur.   Untuk membaca lebih lanjut mengenai kanker rahim maupun leher rahim Anda dapat membuka laman berikut: http://www.alodokter.com/kanker-serviks/gejala/ http://www.alodokter.com/kanker-rahim/gejala/   Untuk sementara, cobalah beberapa hal berikut untuk mengurangi rasa sakit saat berhubungan seks: 1. Hindari berhubungan jika vagina dalam kondisi kering, jika perlu gunakan pelumas 2. Diskusikan dengan pasangan seperti masalah posisi 3. Hindari stres   Jika keluhan nyeri masih terasa sebaiknya segera hubungi dokter. Untuk menentukan penyebab nyeri tersebut perlu dilakukan pemeriksaan fisik secara langung oleh dokter. Dokter juga mungkin akan memerlukan beberapa pemeriksaan penunjang seperti lab darah dan USG.   Semoga membantu, Dian Paramitasari, dr.