Tanya Dokter

  • Solusi perawatan pasien kanker kandung kemih stadium akhir

  •  Riska Rian
    Anggota

    Ass dok, saya mau minta saran.. Ayah saya menderita kanker kantong kemih stadium lanjut, itu diketahui satu bulan kemarin setelah operasi prostat, kata dokternya itu sel kankernya sudah menyebar ke semua jaringan dan keluarga saya disuruh membahagiakan ayah saya.. Dan sudah seminggu lebih ini ayah saya opname dirumah sakit, ginjal bengkak, perutnya semakin membesar, keluhan sakit diseluruh badan, tidak nafsu makan, mual, kmren sempat muntah darah sedikit, tidak bisa tidur, sama sekali tidak makan dan minum pun sedikit dan harus dipaksa. Mohon solusinya saya dan keluarga saya harus bertindak bagaimana???

    Hai, Pada penderita kanker stadium akhir, dikenal suatu perawatan paliatif. Perawatan paliatif berarti memberikan perawatan yang tidak lagi ditujukan pada kesembuhan pasien, tetapi lebih ditujukan pada bagaimana memberikan kenyamanan dan kepuasan bagi pasien itu sendiri. Dari segi psikologis, saat seseorang terkena musibah, akan muncul 6 respons, yaitu terkejut, menolak/menyangkal, marah, tawar-menawar, depresi/sedih dan akhirnya menerima. Tujuan terapi paliatif ialah mempercepat jalannya fase-fase tersebut agar bisa sampai ke fase "menerima". Dari sisi kedokteran, ini dapat dicapai melalui pengobatan yang utamanya ditujukan untuk mengurangi gejala pasien. Misalnya, pengobatan nyeri menggunakan taraf pengobatan tertinggi (mis. menggunakan opioid), tidak membatasi makanan pasien (mis. tidak ada pantangan bagi pasien, pasien boleh makan apapun yang ia inginkan) dan memberikan kesempatan sebesar-besarnya bagi pasien untuk bertemu dan berinteraksi dengan orang yang ia cintai. Konsultasikanlah juga ke Ahli Kedokteran Jiwa (Sp. KJ) untuk mendapatkan konseling bagi keluarga dan pengobatan psikis yang bisa mengurangi gejala kecemasan pasien. Umumnya yang ditekankan dalam terapi paliatif ialah hubungan antarkeluarga, sosial dan keagamaan. Dari sisi keluarga, keluarga dapat memberikan dukungan moral, mis. dengan membacakan buku-buku yang menenangkan pasien dan mencoba membujuk pasien mendekatkan diri dengan Tuhan. Keluarga juga dapat mengusahakan selalu memenuhi keinginan pasien selama memungkinkan. Perlu diketahui di sini bahwa pengobatan yang diberikan kepada pasien mungkin tidak lagi optimal karena gangguan fungsi berbagai organ dalam, karena itu yang perlu ditekankan adalah bagaimana agar pasien mengerti dan menerima kondisinya. Sekian, semoga bermanfaat. dr. Radius Kusuma