Tanya Dokter

  • Solusi penanganan tumor otak stadium 2

  •  sari nasution
    Anggota
    Selamat sore dok,saya mau bertanya. Kakak saya di vonis dokter seminggu yang lalu mengidap sakit kanker stadium 2.gejala awalnya sering mimisan dan merasakan sakit kepala. 2 hari yang lalu kakak saya sudah melalukan pengobatan radiasi,alhamdulillah darahnya sudah tidak keluar lagi. Tapi setelah 2 hari sehabis itu,kakak saya merasa lemas kepalanya juga terasa pusing. Itu kenapa ya dok?dan bisakah penyakit kanker stadium 2 bisa cepat di sembuhkan? Dan apa makanan yang baik untuk di konsumsi? Terimakasih

     

    Hallo

     

    Terimakasih sudah bertanya pada alodokter

     

    Tumor pada otak ada yang sifatnya jinak, dan ada yang sifatnya ganas (kanker). Umumnya stadium 1 dan stadium 2 termasuk dalam tumor jinak, dan stadium 3 dan 4 adalah tumor ganas. Semakin tinggi stadium semakin ganas dan semakin berbahaya. Kanker pada otak juga bisa disebabkan karena penyebaran dari kanker bagian tubuh yang lain.  

     

    Stadium biasanya digunakan untuk menentukan pilihan terapinya dan prognosis (kemungkinan sembuh). Penanganan tumor otak bisa berupa kemoterapi, radioterapi, operasi, maupun obat-obatan untuk meredakan gejala. Penanganan dan kemungkinan sembuh ditentukan berdasarkan: 

     

    • Stadium/faktor histologi, semakin tinggi/semakin ganas maka biasanya semakin besar kemungkinan tumbuh kembali atau menyebar ke bagian lain
    • Lokasi tumor. Tumor otak bisa timbul di bagian mana saja dari otak, dan tidak semuanya dapat diangkat. Tumor di bagian otak tertentu bisa sangat sulit ditangani. 
    • Usia pasien, biasanya semakin muda pasien semakin besar kemungkinannya sembuh dengan baik
    • Gejala dan kerusakan saraf yang ditimbulkan
    • Ada atau tidaknya kanker di bagian tubuh lain

       

      Gejala yang dialami oleh kakak Anda setelah radiasi dapat merupakan efek samping dari radiasi atau merupakan bagian dari gejala kanker otak tersebut. Sebaiknya berkonsultasi kembali ke dokter apabila sangat menggangu dan tetap mengikuti terapi yang sedang dijalani. Anda juga dapat bertanya tentang kemungkinan untuk sembuh setelah pengobatan lebih detail lagi.

       

      Semoga bermanfaat

       

      Salam, dr. Satya Sueningrat