Tanya Dokter

  • Efek samping KB MOW

  •  Sriani Sriani
    Anggota
    saya berusia 36 ibu dari 3 anak, 5thn yg lalu setelah kelahiran anak k3 melalu operasi cecar yg ke2 (cesar 2x, anak ke 2 & k3) melakukn KB MOW saat itu jg,3thn blkngan ini dlm sekitar 10hari menstruasi ad 1 hari benar2 bnyk sekali dan berupa gumpalan dan setelah selesai menstruasi kurang lebih 4hari keluar bercak coklat disertai ngilu yg sangat sakit d pinggul sblh kanan apakah itu efek dr MOW atw normal? saat ini sdh thn k5 masa KB MOW saya

    Halo Sriani Sriani, terimakasih atas pertanyaannya untuk Alodokter

     

    KB MOW atau yang disebut juga dengan tubektomi, adalah metode KB dengan melakukan pengikatan atau pemotongan pada tuba fallopi (saluran yang menghubungkan kandung telur dengan rahim), yang bertujuan untuk mencegah sel telur bertemu dengan sperma di saluran ini. Tubektomi ini memiliki efek samping jangka pendek maupun jangka panjang yang sangat kecil dibandingkan metode kontrasepsi hormonal. Efek samping jangka panjang dari prosedur tubektomi antara lain:

    1. seorang wanita menjadi steril (tidak bisa hamil lagi)
    2. bila kehamilan terjadi (karena sel telur bertemu dengan sperma di luar tuba fallopi) maka akan terjadi kehamilan ektopik

     

    Perdarahan yang sangat banyak disertai dengan nyeri di pinggul saat menstruasi yang anda alami kemungkinan besar bukan merupakan efek dari tubektomi yang pernah anda lakukan. Bila anda mengalami menstruasi dalam jumlah sangat banyak kemungkinan anda mengalami kondisi yang disebut dengan menorrhagia. Menorrhagia adalah perdarahan menstruasi yang jumlahnya sangat banyak atau lamanya menstruasi lebih dari 7 hari. 

    Beberapa kondisi yang dapat menyebabkan terjadinya menorrhagia antara lain:

    1. Siklus anovulasi atau disfungsi ovarium yaitu keadaan dimana kandung telur tidak melepaskan sel telur saat masa subur
    2. Mioma atau fibroid rahim
    3. Polip pada rahim
    4. Gangguan hormonal, misalnya pada kondisi obesitas (kelebihan berat badan), kelainan tiroid, resistensi insulin (diabetes), PCOS (polycystic ovary syndrome - sindrom polikistik ovarium) 
    5. Adenomiosis yaitu kondisi tumbuhnya jaringan endometrium pada otot dinding rahim
    6. Kanker rahim atau kanker serviks
    7. Gangguan pembekuan darah seperti gangguan trombosit (trombositopenia, trombositosis, gangguan fungsi trombosit), gangguan faktor-faktor pembekuan darah, gangguan pembuluh darah
    8. Penggunaan obat-obatan yang menyebabkan gangguan pembekuan darah seperti aspirin, warfarin, heparin
    9. Kerusakan pada hati dan ginjal

     

    Kondisi seperti yang anda alami kemungkinan bukan hal yang normal, oleh karena itu perlu segera dicaritahu penyebabnya dan ditatalaksana dengan sebaik-baiknya. Untuk mengetahui lebih pasti penyebab gejala yang anda alami saat ini, sebaiknya anda segera memeriksakan diri ke dokter kandungan. Dokter kandungan dapat melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mencari tahu penyebab gangguan tersebut seperti melakukan pemeriksaan darah, faktor pembekuan darah, pemeriksaan panel tiroid, pemeriksaan kadar hormon, pemeriksaan serviks, PAP smear, USG organ reproduksi, dan lain sebagainya. Tata laksana yang diberikan akan menyesuaikan dengan hasil temuan pemeriksaan dokter.

    Kondisi perdarahan yang sangat banyak terutama bila berlangsung terus menerus bisa menimbulkan bahaya tertentu bagi kesehatan anda. Segera pergi ke dokter bila anda mengalami kondisi berikut:

    1. Perdarahan sangat banyak hingga harus mengganti pembalut setiap satu hingga 2 jam
    2. Terdapat nyeri perut yang sangat berat
    3. Wajah dan bagian bawah mata terlihat pucat
    4. Terdapat gejala pusing hingga pingsan
    5. Ujung-ujung jari teraba dingin
    6. Terdapat demam
    7. Terdapat keputihan yang tidak normal

     

    Sekian informasi dari saya, semoga bermanfaat

     

    dr. Irna Cecilia