Tanya Dokter

  • Keguguran tanpa kuret

  •  ningsihcristi
    Anggota
    Dok,chrizti mau sharing ni Kemarin sy mngalmi keguguran tanpa kuret tapi dr dokter cm dksh obat karena rahim udah bersih.setelah obat udah habos dmnum.kenapa drah setiap hari masih keluar tapi sedikit demi sedikit,dan itupun tidak berbau sm sekali,apakah drah yg sya keluarkn itu normal apa sya mngidap penyakit?? Dan kapan wktu lamanya drah yg sya keluarkn itu berhenti??? Dan kpan bisa program hamil lgi???

    Halo Ibu Ningsih Cristi, 

    Keguguran ada beberapa jenis: 

    • Abortus imminens, yaitu ancaman keguguran. Keluar darah tanpa disertai adanya pembukaan leher rahim/serviks. Biasanya janin masih bisa dipertahankan. 
    • Abortus insipiens, yaitu keguguran yang sedang berlangsung, hasil konsepsi sedang/belum keluar namun sudah terjadi pembukaan serviks dan kontraksi rahim
    • Abortus komplit, di mana hasil konsepsi sudah keluar seluruhnya
    • Abortus inkomplit, hasi konsepsi sudah keluar namun masih ada yang tersisa di dalam rahim
    • Missed abortus, yaitu kematian janin di dalam rahim yang tidak bergejala

     

    Langkah yang Anda lakukan dengan memeriksakan diri ke dokter kandungan sudah tepat. Jika hanya berdasarkan cerita Anda, kemungkinan Anda mengalami abbortus komplit di mana hasil konsepsi sudah keluar sepenuhnya. Abortus komplit tidak membutuhkan kuretase, tetapi bisa diberikan obat-obatan untuk membantu kontraksi rahim, pencegahan infeksi, juga antinyeri jika diperlukan. 

    Lamanya keluar darah setelah keguguran bervariasi, sebabnya tidak diketahui dengan pasti tetapi bergantung dari usia kehamilan saat gugur dan juga kontraksi rahim. Sebagian wanita ada yang hanya keluar beberapa hari saja, tetapi ada juga yang berlangsung hingga beberapa minggu. Rata-rata perdarahan berhenti 10-15 hari setelah abortus komplit. 

    Jika setelah dua minggu darah masih keluar, sebaiknya Anda memeriksakan diri ke dokter kandungan. Dokter kandungan akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut dan menentukan penanganan untuk Anda. 

    Salam, 

    dr. Mega