Tanya Dokter

  • Keputihan pada kehamilan usia 9 bulan

  • Dok saya sedang hamil jalan 9 bulan,tp akhir akhir ini sya sedang mengalami keputihan..apa bahaya dok..mohon jawabanny terima kasih

    Hallo Bunda Desy,

    Terimakasih telah bertanya di Alodokter

    Keputihan saat hamil merupakan hal yang wajar atau normal pada dasarnya. Hal ini disebabkan karena adanya peningkatan kadar estrogen dan meningkatkan aliran darah ke vagina membuat frekuensi dan kadar keputihan semakin meningkat di masa kehamilan.Jika keputihan yang dialami saat hamil terlihat normal dengan cairan jernih atau putih dan tanpa bau, maka ini merupakan kondisi yang normal dan sehat. Mendekati waktu melahiran biasanya keputihan akan semakin meningkat. Pada waktu ini, tepatnya beberapa hari sebelum persalinan, biasanya keputihan akan mulai mengandung lendir yang pekat serta darah. Namun anda dapat mewaspadai jika keputihan memiliki gejala tidak normal seperti di bawah ini segeralah memeriksakan ke dokter kandungan anda untuk berkonsultasi:

    • Keputihan mengeluarkan aroma tidak sedap, busuk, atau amis.
    • Teksturnya menggumpal atau kental
    • Cair dan berwarna putih atau abu
    • Berwarna kuning, hijau, atau seperti dadih susu
    • Merasa nyeri atau sakit
    • Sakit ketika berhubungan seksual
    • Gatal

    Saat hamil agar keputihan tidak berubah menjadi keputihan tidak normal sebaik nya anda dapat melakukan beberapa hal seperti:

    • Segera ganti baju renang atau pakaian olahraga begitu selesai berolahraga.
    • Tidur tanpa celana dalam dapat mengurangi risiko infeksi.
    • Kenakan celana dalam dari bahan katun yang dapat mengurangi kelembapan dan mencegah tumbuhnya bakteri.
    • Basuh kemaluan dari depan ke belakang setelah buang air kecil untuk mencegah penyebaran bakteri dari anus ke vagina.
    • Konsumsi cukup air mineral untuk mengeluarkan racun dan bakteri dari tubuh.
    • Buang air kecil secara teratur.
    • Hindari menggunakan penyemprot atau pewangi vagina karena justru berisiko menutup sistem sirkulasi menuju vagina sehingga memicu komplikasi serius.

    Semoga membantu dan bermanfaat,

    dr. Uswatun