Tanya Dokter

  • Penyebab sering sakit perut disertai muntah dan pusing saat kehamilan 36 minggu

  • Dok saya mau bertanya? Istri saya lagi hamil di usia 36week , dia tiap malem sering sekali ngerasain perut sakit dan kencang , dan suka muntah-muntah kepala pusing , apakah itu berbahaya dengan kandunganya dok?

    Mohon jawabanya dok

    Hai Machmud Agung Riyadi, Terimakasih telah bertanya ke Alodokter Pada usia kehamilan 36 minggu, ukuran janin sudah cukup besar sehingga menyebabkan regangan pada otot dan kulit di area perut. Hal inilah yang bisa membuat perut terasa nyeri dan kencang. Dalam dunia medis, kondisi ini disebut sebagai kontraksi palsu (Braxton hicks). Selain itu, ukuran janin yang besar ini juga akan menekan saluran pencernaan (lambung) sehingga memicu rasa mual, sesak, begah, mudah kenyang, hingga muntah-muntah akibat peningkatan asam lambung. Pada kondisi yang lebih lanjut, peningkatan asam lambung ini bisa memicu rasa sakit di kepala. Semua kondisi tersebut merupakan hal yang wajar pada ibu hamil. Namun, pada beberapa kasus yang jarang, keluhan seperti yang istri Anda rasakan bisa juga merupakan pertanda adanya suatu kondisi yang memerlukan penanganan segera, misalnya:

    Jika keluhan disertai muntah-muntah hebat (lebih dari 5x sehari), nyeri kepala hebat, mencret, perdarahan dari jalan lahir, bengkak-bengkak tubuh, pandangan gelap, atau kejang, sebaiknya periksakan SEGERA istri Anda ke dokter ya.. Umumnya, dokter akan melakukan pemeriksaan lanjutan, seperti laboratorium dan USG untuk menilai kondisi janin dan ibunya. Sebagai langkah awal, istri Anda dapat melakukan tips berikut:
    • Istirahat yang cukup 7-8 jam sehari
    • Jangan panik
    • Perbanyak minum air putih 8-10 gelas perhari
    • Konsumsi makanan bergizi seimbang. Batasi makanan pedas, asam, bersantan, kafein. Jangan jajan sembarangan.
    • Hindari bau-bauan yang menyengat, asap rokok
    • Kompres perut dan kepala yang nyeri dengan air hangat
    • Atur pola napas (tarik napas 2 detik, hembuskan perlahan 3 detik, lakukan berulang-ulang)
    Semoga membantu ya..   dr. Nadia Nurotul Fuadah