Tanya Dokter

  • Penyebaba kehilangan tenaga saat tidur

  •  Iskandar
    Anggota

    Asalamu alaikum dok.nama saya iskandar usia saya19tahun saya sering mengalami tidak ada nya tenaga total, jangan kan berdiri menggerakan jari pun sulit.rasanya sudah semua tenaga di keluarkan tapi tidak ada pengaruh.namun kejadian ini akan terjadi bila saat saya tertidur lalu saat bangun semua tenaga hilang saya hanya tebaring di tempat tidur.tapi kadang2 yang tidak bisa di gerakan kaki, tangan, pinggang, leher bahkan total tidak bisa.namun aneh nya bila datang penyakit ini bawaan nya ngantuk, dan tidak merasa lapar..

    Halo, Lemah, kemungkinan dapat terjadi karena berbagai penyebab, antara lain:

    • Kadar gula darah yang rendah (hipoglikemia)
    • Gangguan kadar elektrolit
    • Tekanan darah yang rendah
    Biasanya rasa lemah tersebut akan hilang dengan sendirinya apabila penyebabnya sudah diatasi. Beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan antara lain sebagai berikut:
    • Minum air putih
    • Minum air hangat yang manis, misalnya teh manis
    • Olahraga teratur
    • Cukup istirahat
    • Makan dengan gizi seimbang
    Apabila kelemahan muncul di seluruh tubuh dan tidak membaik dengan langkah sederhana tersebut, maka keluhan tersebut juga dapat disebabkan oleh sleep paralysis, atau yang dapat disebut dengan fenomena tindihan. Sleep paralysis adalah suatu perasaan dimana seseorang merasa sadar tetapi tidak dapat bergerak. Hal ini terjadi ketika seseorang berada dalam fase diantara fase terbangun dan tertidur. Selama mengalami sleep paralysis, seseorang tidak dapat bergerak atau berbicara selama beberapa detik hingga menit. Gangguan tidur Penanganan sleep paralysis adalah sebagai berikut:
    • Memperbaiki kebiasaan tidur
    • Cukup waktu tidur
    • Menghindari stress
    • Jika perlu dokter dapat memberikan resep obat yang dapat membantu memperbaiki siklus tidur
    Jika setelah menerapkan langkah sederhana diatas, Anda masih merasakan keluhan tersebut, ada baiknya Anda mengunjungi dokter. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik, dan menambahkan berbagai pemeriksaan yang diperlukan, seperti pemeriksaan laboratorium darah. Dari hasil pemeriksaan tersebut barulah dokter dapat menentukan penanganan yang tepat sesuai dengan kondisi Anda. Demikian yang dapat saya sampaikan, semoga membantu. dr. Agatha