Tanya Dokter

  • Penyebab tubuh kejang hingga lidah tergigit

  •  Ujie Ndutz
    Anggota
    Dok saya mau tanya ? Sebelumnya ibu saya baik baik saja ga ada gejala kejang tapi sejak beberapa bulan terakir ini ibu saya beberapa kali mengalami kejang. Kejangya terjadi malam hari dok. Sebelum kejang pasti menjerit terus ngak sadar sekitar 2-3 menitan. Pernah sampai lidahnya digigit sendiri sampai berdarah waktu kejang. Kira kira penyebabnya apa ya dok ? Penyakit kejang seperti itu bisa di obati Sampai sembuh ngga dok ? Apa yang harus di perhatikan dan harus di hindari dok ? Mohon jawabanya ya dok?

    Halo Ujie,

    Apakah Anda sudah membawa ibu Anda memeriksakan diri ke dokter? Tidak mungkin mengetahui penyebab gejala ibu Anda tanpa pemeriksaan dokter. Pemeriksaan dokter diperlukan untuk mencari penyebabnya untuk menentukan penanganan yang tepat bagi ibu Anda.

    Kejang didefinisikan sebagai gerakan otot tubuh yang tidak terkendali karena adanya gangguan pada aktivitas listrik otak. Tiap orang dapat mengalami gejala kejang dan durasi kejang yang berbeda tergantung pada bagian otak mana yang mengalami gangguan. Beberapa gejala yang menyertai kejang adalah:

    • kehilangan kesadaran
    • merasa bingung setelah kejang terjadi
    • gerakan bola mata yang mengarah ke atas
    • mulut mengeliarkan busa
    • gemetaran seluruh tubuh
    • mulut terasa pahit atau sensasi rasa logam pada mulut
    • kejang otot yang disertai gerakan ritmis pada tangan dan kaki

    Berikut ini adalah beberapa penyebab kejang:

    • cedera kepala
    • epilepsi
    • radang selaput otak (meningitis)
    • radang otak (ensefalitis)
    • gangguan metabolisme gula
    • gangguan elektrolit
    • pecahnya pembuluh darah otak
    • tumor otak
    • efek samping obat
    • dan lainnya

    Jika keluhan sudah berulang kali terjadi, silakan Anda segera membawa ibu Anda memeriksakan diri pada dokter spesialis saraf. Kejang yang sudah terjadi berulang kali harus disikapi dengan lebih bijak, apalagi kondisi ini belum pernah terjadi sebelumnya dan dengan usia ibu Anda, hal ini dapat disebabkan oleh kondisi kesehatan yang lebih serius. Dokter perlu menanyakan lebih lanjut mengenai keluhan ibu Anda dan melakukan pemeriksaan saraf. Selain itu, dokter juga akan menyarankan pemeriksaan lanjutan seperti pemeriksaan darah, CT scan, MRI, elektroensefalografi (EEG), dan lainnya untuk mencari penyebab pastinya. Penanganan selanjutnya tergantung pada hasil pemeriksaan dokter. 

    Semoga informasi ini berguna.

    dr. Aloisia