Tanya Dokter

  • Tentang tuberkulosis kelenjar getah bening

  •  Emmania Ischa
    Anggota

    maaf dok langsung saja pada pertanyaannya. saya pernah divonis TB ekstrak di leher sebelah kiri kurang lebih 2 tahun yang lalu.

    Hallo Emmania Ischa Saya kurang paham dengan kalimat pertanyaan Anda, mungkin pertanyaan yang Anda maksud mungkin mengenai informasi mengenai TB ekstra paru yaitu pada kelenjar getah bening di leher sebelah kiri. TB atau tuberkulosis adalah infeksi yang disebabkan oleh bakteri Mycobaecterium Tuberculosis. Bakteri ini menginfeksi secara perlahan sehingga awalnya sering dikira penyakit biasa, seperti batuk-batuk biasa pada TB yang sumber infeksinya melalui saluran pernafasan seperti paru-paru Walau penyakit TB sering dikaitkan dengan gangguan pada paru, bakteri TB ini bisa juga menginfeksi jaringan/organ tubuh selain paru (ekstra paru) seperti kulit, tulang, darah, dan kelenjar getah bening dan organ tubuh lainya. Sumber infeksi utama paling sering adalah melalui paru-paru dahulu baru akhirnya menular ke jaringan. Walaupun ada beberapa kondisi khusus infeksi TB ini bisa melalui cara lain selain melalui paru-paru, sebagai contoh akibat paparan kuman TB pada kulit (seringnya pada kasus penderita gangguan imunitas) Adanya TB di kelenjar getah bening tentunya harus segera diatasi agar tidak menyebabkan masalah atau komplikasi lainnya, adapun pengobatannya menurut perhimpunan dokter paru indonesia pada tahun 2006 memiliki prinsip yang sama dengan pengobatan TB paru, hal ini meruujuk pada ketentuan yang telah disepekati oleh ATS (American Thoracic Society) Untuk dapat sembuh diharapkan penderita TB mau menjalani pengobatan dengan tuntas, tentunya diperlukan usaha dan motivasi yang kuat, karena sering kali dari mereka yang putus obat karena bosan meminum obat dan sudah merasa sembuh padahal belum tuntas, Untuk itu jangan ragu untuk memeriksakan diri kembali ke fasilitas kesehatan terdekat ya agar dapat dipastikan kondisi Anda saat ini, apakah masih ada masalah akibat TB kelenjar tersebut atau tidak. Semoga bermanfaat dr. Arnold