Tanya Dokter

  • Solusi untuk penyakit kelenjar getah bening

  •  Tupon Nur
    Anggota

    saya menderita kelenjar getah bening sudah lebih dari 3 Tahun. Gejala awal demam yang berlebih, awal mendapat informasi diagnosa dari dokter ahli bedah, dia menyarankan agar saya ambil tindakan operasi. Akan tetapi saya tidak berani, saya langsung ambil tindakan pengobatan alternatif. Hampir satu tahun lebih saya berobat tidak sembuh, akan tetapi malah benjolan saya tumbuh kecil-kecil ada kurang lebih ada 10 buah. Kemudian saya disarankan untuk berobat ke spesial penyakit dalam, awal berhasil saya chek up selama kurang lebih satu tahun saya merasa enak, benjolan berkurang. Yang ingin saya tanyakan, kenapa saya masih terkadang merasakan nyeri disumber benjolan yang terletak di leher sebelah kanan. Kemudian sekarang napas saya terasa sesak. Kemudian saya terasa kepala sakit. Dan berat badan saya kembali turun. Terus mata saya terasa kabur kalau pas pandangan fokus. Apakah saya harus ambil tindakan operasi untuk hal ini, atau saya ambil proses kemo terapi, atau pengobatan dari awal lagi selama satu tahun di BP4? Atas perhatiannya dari saya ucapkan banyaknya terima kasih.

    Halo, Sangat disarankan agar Anda kembali menjalani pemeriksaan secara lengkap untuk mengetahui asal muasal benjolan tersebut. Karena langkah pengobatan yang diambil berikutnya didasari oleh penyebab dasarnya. Misalkan jika benjolan tersebut ternyata berasal dari penyakit pada paru, tentu saja langkah selanjutnya adalah pengobatan paru sampai selesai. Bila penyebab benjolan di leher kanan Anda akibat keganasan, maka langkah terbaik adalah dilakukan kemoterapi. Untuk mencari tahu penyebab dari benjolan Anda, dokter akan melakukan pemeriksaan lengkap meliputi pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang seperti cek darah, foto XRay, Ct Scan, dan pemeriksaan histopatologis. Sembari menunggu diagnosis yang pasti dari keluhan Anda, sangat disarankan untuk TIDAK mengkonsumsi obat-obatan lain di luar obat yang diresepkan oleh dokter Anda. Karena obat-obatan yang Anda konsumsi tanpa resep dokter dapat membuat hasil pemeriksaan menjadi bias atau tidak akurat, sehingga hal tersebut akan merugikan diri Anda sendiri, karena dapat menyebabkan terapi yang diambil berikutnya menjadi tidak sesuai dengan penyebab sebenarnya dari keluhan Anda. Semoga membantu, dr. Tri