Tanya Dokter

  • Cara mengatasi gusi bengkak yang pecah

  •  tessar
    Anggota
    selamat siang dok, saya mengalami pembengkakan kelenjar getah bening dari infeksi gigi, masalahnya pada gusi yg bengkak pecah dok dan benjolan pada pipi saya pencet dan mngeluarkan darah yg lebih kental, apakah ini berbahaya dok? akankah akan tumbuh benjolan lgi? trma kasih sblmnya

    Halo tessar, terimakasih atas pertanyaannya untuk Alodokter

     

    Kondisi bengkak pada gusi yang bisa pecah kemungkinan disebabkan karena abses pada gusi. Abses dapat berupa abses gingival (bila abses hanya terbatas pada gusi saja), abses periodontal (bila abses terjadi lebih dalam dari abses gingival hingga mencapai jaringan ikat dan tulang penyangga gigi), serta abses periapikal (bila abses yang terjadi berasal dari pulpa gigi, yaitu lapisan terdalam gigi). Terbentuknya abses di daerah gusi ini sendiri sudah cukup berbahaya. Abses yang tidak ditangani dengan baik dapat berlanjut dan menyebabkan munculnya nekrosis (jaringan yang mati dan tampak kehitaman) serta munculnya ulkus (luka terbuka). Nekrosis serta ulkus dapat menyebabkan munculnya lubang terbuka di gusi dan langit-langit atas mulut, dan pada abses yang dalam dapat juga terlihat tulang. Pada kondisi yang lebih berat lagi, dapat menyebabkan infeksi, lubang, serta perubahan bentuk pada wajah yang disebut dengan penyakit Noma.

    Selain komplikasi pada daerah rongga mulut dan wajah, infeksi pada gigi yang tidak tertangani dapat menimbulkan komplikasi ke jantung, komplikasi ke paru, dan penyebaran infeksi ke seluruh tubuh (sepsis). 

    Melihat beratnya komplikasi yang dapat terjadi dari infeksi pada gigi, sebaiknya anda segera memeriksakan diri ke dokter gigi untuk dilakukan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut. Dokter gigi dapat melakukan pembersihan terhadap abses yang sudah pecah tersebut serta memberikan penanganan lainnya misalnya pencabutan atau perawatan tertentu terhadap gigi yang rusak dan terinfeksi, serta memberikan terapi antibiotik untuk menangani infeksi.

     

    Sekian informasi yang dapat saya berikan, semoga cukup menjawab

     

    dr. Irna Cecilia