Tanya Dokter

  • kelenjar tiroid sebelah kanan membengkak

  • selamat pagi dokter.  saya wanita umur 37 tahun. saya pernah dioperasi karena ada nodul di kelenjar tiroid saya sebelah kiri. Operasi dilakukan tahun 2008.  Namun sejak setahun terakhir ini kelenjar tiroid sebelah kanan membesar juga. secara fisik saya tidak mengalami gejala apa2, tidak merasakan apa, selain benjolan yang semakin membesar di leher saya. Pertanyaan saya:

    1. apakah saya perlu operasi lagi?

    2. jika iya, apa resikonya?

    mohon penjelasan dari dokter. Terimakasih.

    Cylvia Osnansandi  dr. Rico N
    Dokter

    Hai Cylvia, Pembesaran kelenjar tiroid atau dalam istilah medis dikenal sebagai struma atau goiter dinyatakan bermakna apabila mengalami pertambahan ukuran menjadi 2 kali lipat normal. Struma pun dapat diklasifikasikan lagi berdasar sifatnya, apakah merata (difus) atau berbenjol-benjol (nodosa). Selain itu juga terdapat klasifikasi berdasar hormon tiroid yang dihasilkan, apakah berlebih (hipertiroid) atau, sebaliknya, kurang (hipotorid). Adapun pembesaran pada kelenjar tiroid dapat disebabkan oleh :

    • produksi hormon di atas nilai normal/ hipertiroid
    • produksi hormon di bawah nilai normal/ hipotiroid
    • kekurangan iodine/ iodium sebagai sumber utama pembentukan hormon tiroid
    • peradangan dengan ataupun tanpa infeksi pada kelenjar tiroid
    • tumor, baik jinak maupun ganas
    Perlu ada tidaknya operasi struma,ditentukan berdasarkan penyebab/kondisi medis yang mendasari. Oleh karena itu, sebaiknya Anda memeriksakan diri ke dokter spesialis penyakit dalam subspesialis endokrin, sehingga dignosis dan penyebab struma dapat ditegakkan. Selain wawancara riwayat penyakit dan pemeriksaan fisik, dokter mungkin akan meminta pemeriksaan penunjang seperti darah lengkap, kadar hormon tiroid (T3, T4, TSH), USG tiroid, sidik tiroid, dll. Disarankan agar Anda juga membawa data-data terkait pembesaran tiroid yang lalu, bila memungkinkan hasil pemeriksaan jaringan tiroid yang di operasi (bila terdapat hasil patologi anatomi), data-data ini dapat jadi pertimbangan dari dokter yang memeriksa Anda. Indikasi suatu struma dioperasi adalah :
    • struma difus toksik (gondok merata dengan hipertiroid)) yang gagal diobati dengan obat
    • struma uni/multinodosa (gondok berbenjol-benjol) yang dicurigai keganasan
    • struma multinodosa yang menekan ke jaringan sekitar, ditandai dengan keluhan sulit menelan, sulit bernafas, suara serak
    • kosmetik
    Mengenai risiko operasi dapat berasal dari risiko akibat pembiusan ataupun terkait prosedur operasi. Sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter yang memeriksa Anda, karena tatalaksana untuk struma pada dasarnya terbagi menjadi medikamentosa (obat), operasi, ataupun radioterapi. Berikut tautan terkait penyakit gondok Semoga bermanfaat, dr. Rico Novyanto

    terimakasih atas penjelasannya dokter. jika nantinya setelah saya konsul ke dokter spesialis, dan ternyata saya harus operasi, apakah ini berarti saya tidak akan memiliki kelenjar tiroid lagi? mengingat riwayat operasi yg dilakukan di kelenjar sebelah kiri.  sekedar info, pembengkakan yg saya alami cukup besar, kira2 sebesar kepalan tangan, jadi kalau dilihat secara kasat mata seperti saya memiliki jakun besar. dan jika ditekan terasa keras, namun tidak sakit. saya juga tidak mengalami kesulitan bernapas, menelan, dan gejala2 lain yg dokter sebutkan.

    Cylvia Osnansandi  dr. Rico N
    Dokter

    Gejala-gejala akibat masalah tiroid baru muncul jika terjadi gangguan kadar hormon tiroid, entah berlebih (hipertiroid) ataupun kurang (hipotiroid), Jadi, meski kelenjar gondok membesar asalkan fungsinya normal (eutiroid), maka umumnya tidak akan ada gejala sistemik, Selain itu dapat pula muncul gejala akibat pembesaran dan penekanan pada struktur sekitar (sesak, serak, sulit menelan, dsb--yang baru terjadi kalau struktur sekitar terdesar benjolannya, kalau belum ya tidak akan bergejala) Jika kita bicara ternyata harus dioperasi, maka tergantung apakah ol=perasi yang dilakukan total atau sub total. Jika sub total tentunya masih ada jaringan tiroid yang ditinggalkan. Pada yang total jelas kemudian memerlukan obat-obatan tiroid sepanjang hayat, sedangkan pada yang sub total tergantung banyaknya jaringan yang dapat disisakan.