Tanya Dokter

  • Perbedaan usia kehamilan dan keloid pada persalinan

  •  jail.fitri
    Anggota

    Selamat pagi dok.

    1 hari lalu saya USG. Dan menurut USG, usia kehamilan saya 36w.

    Padahal setiap bulan saya USG rutin dan seharusnya sudah 37w, 5d (sesuai HPHT).

    Saya mau tanya apakah normal jika usia kehamilan dari USG dan HPHT berbeda (sampai 2 minggu)?

    Yang manakah yang harus saya jadikan acuan?

    Lalu dokter menyarankan untuk konsultasi rutin dengan setiap minggu USG. Apakah hal itu aman untuk janin dok?

     

    Di samping itu, saya juga ada bakat keloid (dari bekas luka operasi kecil dulu).

    Menurut info yang saya dapat, bila persalinan secara sesar, akan diberikan suntikan anti keloid (saat dijahit) untuk mencegah tumbuhnya keloid ya dok?

    Namun bila persalinan normal, apakah suntikan anti keloid tersebut akan diberikan juga oleh tenaga medis yang menangani?

    Kira2 seberapa besar kemungkinan keloid tersebut tumbuh dok?

    Mohon informasi dan jawabannya dok. Terima kasih.

    Halo jail.fitri,

    adanya perbedaan antara penghitungan usia kehamilan secara manual dengan HPHT dan ultrasonografi adalah hal yang biasa terjadi. Penghitungan dengan HPHT menggunakan suatu rumus, yang mana penghitungan ini sebenarnya akan lebih akurat pada wanita dengan siklus haid teratur antara 28-30 hari. Mengestimasi usia kehamilan dari USG umumnya lebih akurat karena mengukur langsung beberapa indikator pertumbuhan janin, seperti panjang tulang, ukuran kepala, ukuran perut, organ-organ yang sudah tumbuh, dsb. Sebagian besar alat USG juga memperhitungkan HPHT anda dalam menentukan usia kehamilan. Namun, apabila terdapat perbedaan yang lebih signifikan antara HPHT dan USG, atau antara pemeriksaan hasil USG pertambahan perhitungan tidak sesuai dengan jarak waktu kontrol, ada kemungkinan berat badan janin kurang atau lebih kecil dari usianya. Pemeriksaan USG tiap minggu aman dan memang sebaiknya dilakukan, karena USG tidak mengandung sinar radiasi sehingga tidak akan membahayakan bayi dan ibu.

     

    Keloid merupakan pertumbuhan berlebih jaringan parut yang terbentuk di atas kulit yang luka. Benar bahwa apabila anda memiliki bakat keloid sebelumnya, ada kemungkinan pasca operasi caesar akan timbul keloid di bekas jahitan. Selain bakat dan riwayat keloid, faktor-faktor lain juga dapat mempengaruhi tumbuhnya keloid antara lain usia, warna kulit lebih gelap, jenis dan teknik operasi, kedalaman luka, dsb. Sampai saat ini, penyuntikan obat-obatan untuk mencegah timbulnya keloid seperti obat interferon, masih diteliti lebih lanjut karena hasil beberapa penelitian menunjukkan efek yang bervariasi. Di samping itu terapi ini belum tentu tersedia di semua rumah sakit dan juga harga obatnya yang relatif mahal. Untuk persalinan normal, umumnya jarang menghasilkan keloid di daerah vagina. Adapun penanganan yang dapat dilakukan apabila timbul keloid diantaranya: 

    • suntikan obat kortikosteroid
    • penyuntikan fluorouracil
    • cryotherapy (membekukan keloid dengan nitrogen cair)
    • Laser
    • Radiasi
    • Salep interferon
    • tindakan pemotongan keloid (jarang dilakukan karena dapat menyebabkan keloid baru)
    • dsb.

    Diskusikan lebih lanjut mengenai penanganan keloid yang terbaik untuk anda dengan dokter spesialis kulit. Beberapa hal yang dapat membantu untuk mencegah keloid seperti mengkonsumsi makanan kaya akan vitamin C dan E (seperti buah-buahan dan sayuran) dan mengkonsumsi makanan kaya protein pasca operasi untuk mempercepat penyembuhan luka.

    Anda dapat membaca artikel terkait:menentukan usia kehamilanmakanan pasca melahirkankeloid

    Semoga informasi ini bermanfaat.

    Salam, dr. Delvira