Tanya Dokter

  • Mencegah munculnya keloid pada persalinan normal

  •  jail.fitri
    Anggota
    Selamat pagi dok. Saya ada bakat keloid (yg saya tau dari bekas luka operasi kecil dulu)... dan sekarang sedang hamil 38w. Bila saya menjalani persalinan normal, dan ada jahitan dr persalinan apakah akan muncul keloid? Dan bila muncul keloidnya di bagian mana dok? Apakah di bagian yg dijahit itu? Apakah di dlm (maaf *v nya). Lalu apakah ada cara untuk mencegah munculnya keloid dari jahitan persalinan normal tsb sebelum keloid nya tumbuh dan membesar? Mohon jawabannya dok. Terima kasih.

    Hai jail,

    Terimakasih telah bertanya ke Alodokter.

     

    Keloid adalah pertumbuhan jaringan parut yang berlebihan pasca peradangan di kulit. Normalnya, pasca radang, sel kulit akan meregenerasi dirinya sendiri dengan membentuk jaringan parut untuk menggantikan sel yang telah rusak dan mati. Regenerasi ini terjadi terbatas pada jaringan yang sebelumnya mengalami radang saja. Pada penderita keloid, regenerasi ini terjadi secara berlebihan, sehingga jaringan parut akan melebar bahkan jauh melebihi besar peradangan aslinya. Akibatnya, akan muncul suatu ruam yang kecokelatan atau kehitaman yang menonjol dan bisa juga terasa gatal ataupun nyeri.

    Ruam ini memiliki elastisitas yang rendah, berbeda dari kulit normalnya, sehingga bisa sangat mengganggu bagi penderitanya. Selain itu, adanya ruam ini tentu juga bisa mengganggu keindahan tubuh.

    Pasca persalinan normal, tergantung dari proses persalinannya, posisi janin, jumlah, dan ukuran janin, wanita umumnya akan mengalami perlukaan di perineum. Apabila perlukaan ini cukup luas, biasanya tenaga medis akan menjahitnya untuk mengembalikan bentuk perineum yang utuh seperti sediakala. Setelah penjahitan, luka umunya akan sembuh dalam waktu kurang dari 1 bulan digantikan oleh jaringan yang baru. 

    Robekan perineum dan penjahitan tersebut mungkin saja menyebabkan pertumbuhan keloid saat sembuh. Karena keloid lebih mudah terbentuk di kulit (bukan mukosa), maka keloid kemungkinan akan tumbuh di luar perineum (jadi bukan di liang vagina bagian dalam). Apa penyebabnya dan bagaimana mekanismenya hingga kini belum diketahui secara pasti. Namun, diprakirakan kondisi ini sangat erat kaitannya dengan faktor genetik (bawaan). Karena penyebabnya yang belum jelas diketahui, maka pencegahan pun sulit dilakukan 100%. 

    Namun, beberapa langkah berikut bisa Anda lakukan untuk meminimalisasi pertumbuhan keloid pasca persalinan normal:

    • Patuhi instruksi mengejan dari dokter atau tenaga medis yang mendampingi Anda saat persalinan (tujuannya agar robekan perineum yang terjadi tidak terlalu besar)
    • Jika dokter menyarankan dilakukan episiotomi (pemotongan perineum untuk mempermudah keluarnya janin), sebaiknya Anda ikuti. Hal ini bisa membuat robekan perineum lebih cepat sembuh karena lukanya rapi.
    • Setelah persalinan, jaga selalu kebersihan organ intim Anda, yakni dengan membilasnya menggunakan air bersih setiap habis berhubungan, mengganti pembalut secara berkala untuk menampung darah nifas, batasi dulu hubungan seksual sebelum darah nifas usai
    • Hindari mengoleskan salep apapun ke perineum yang belum sembuh

    Sekian penjelasan dari kami. Untuk lebih jelasnya, silakan berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis kandungan ya..

    Semoga membantu.

     

    dr. Nadia Nurotul Fuadah