Tanya Dokter

  • Keluar cairan kental kuning dan keruh setelah berkemih

  •  Yusswanto
    Anggota
    Siang dok, saya mau bertanya dok.. Tadi mr.P ku ereksi agak lama dok, setelah ereksi terasa mau akan BAK, terus aku langsung BAK, dan keluhan saya, warna air seni sya berwarna kuning muda dok, dan di akhir BAK saya berkemih kq rasanya ada yng mau keluar, kemudian aku tunggu bberapa saat,, keluarlah cairan kental berwarna kuning keruh seperti seperma, dan terasa sedikt kaya enjekulasi dok, itu apa ya dok, takut terkena gonore, padahal saya tidak melakukan aktifitas hubungan intim. Mohon penjelasannya dok terimakasih

    Halo Yusswanto, terima kasih untuk pertanyaannya.

    Perlu untuk diketahui, sperma dan cairan semen normalnya tidak dapat keluar bersamaan dengan urin atau saat buang air kecil. Hal ini disebabkan saat penis ereksi, organ-organ reproduksi lainnya (otot polos pada prostat, vas deferen, dan vesikula seminalis) akan mengalami kontraksi yang mengeluarkan cairan semen dan sperma ke dalam urethra (muara akhir saluran kemih). Urethra kemudian akan berkontaksi pula dan menyemprotkan air mani keluar yang disebut juga proses ejakulasi. Tanpa adanya proses ini, cairan semen tidak dapat keluar tubuh. Beberapa ciri-ciri cairan semen tersebut, diantaranya:

    • Berwarna putih atau keputihan
    • Konsistensi agak kental hingga kental
    • Berbau khas

     

    Berdasarkan hal tersebut, terdapat beberapa kemungkinan yang mendasari kondisi Anda, yakni:

    • Cairan putih tersebut benar merupakan cairan semen setelah ejakulasi
    • Terjadi retrograde ejakulasi, dimana saat ejakulasi cairan sperma tidak masuk ke penis melainkan ke dalam kandung kemih sehingga urin bercampur dengan cairan sperma.
    • Adanya gangguan persarafan sehingga terjadi kelemahan otot yang menahan keluarnya cairan sperma
    • Cairan tersebut bukan cairan sperma melainkan cairan nanah akibat penyakit gonore (kencing nanah). Biasanya disertai adanya gejala lain, seperti nyeri saat buang air kecil dan riwayat pernah berhubungan intim yang beresiko
    • Adanya infeksi saluran kemih lainnya

     

    Apabila keluhan dirasakan terus menerus atau disertai gejala lain sebaiknya Anda memeriksakan diri ke dokter spesialis urologi atau kulit kelamin untuk memastikan. Dokter akan membantu mengevaluasi apakah kondisi tersebut masih termasuk normal/tidak atau ada masalah medis lain yang mendasari. Dokter kemudian akan memberikan terapi yang sesuai.

    Artikel mengenai gonore dapat dibaca sebagai tambahan.

    Sekian, semoga membantu.

    dr. Sonia L