Tanya Dokter

  • keluar cairan putih susu hingga kekuningan saat hamil 7 minggu

  •  Ari Widya
    Anggota

    Dok,sya sedang hamil 7 minggu... Sya sering keluar cairan putih susu,nah sekarang brubah wrna jdi kekuningan...nah skrang pun mnjdi kehijauan. Bahaya apa tidak dok jika kluar sprti itu tetap hubungan? Berpengaruh tidak dok dlm perkembangan janin sya diperut?

    Hai, Mungkin yang Anda maksud keputihan berwarna putih yang kemudian berubah warna menjadi kehijauan? Keputihan sebetulnya merupakan cara alami tubuh untuk membersihkan dirinya sendiri. Melalui peningkatan produksi lendir vagina, diharapkan sel-sel mati, kuman dan kotoran lainnya bisa tersapu keluar dari vagina. Produksi lendir vagina ini dipengaruhi oleh keseimbangan hormon; menjelang haid, saat hamil atau sebagai efek samping KB, keputihan bisa terjadi (secara normal). Kadang, lendir ini bisa terinfeksi, menyebabkan sejumlah gejala seperti keputihan gatal, berbau, berwarna hijau/abu-abu, menimbulkan nyeri/panas/perih sampai bercampur darah. Infeksi penyebabnya bisa berupa kuman, jamur, atau penyakit menular seksual. Pada kondisi yang lebih jarang, keputihan bercampur darah mungkin menandakan kanker serviks. Saat terjadi keputihan, sebaiknya hubungan seks ditunda lebih dahulu karena dapat mendukung pertumbuhan bakteri melalui keasaman vagina yang berkurang oleh sperma. Keputihan yang normal tidak berpengaruh terhadap janin; namun keputihan yang terinfeksi dapat menyebabkan kelahiran prematur, ketuban pecah dini sampai infeksi bayi yang baru lahir. Karena itu, penting bagi ibu hamil untuk senantiasa menjaga kebersihan organ intimnya dan cepat berobat jika terdapat tanda-tanda keputihan terinfeksi. Untuk memastikan penyebab keluhan Anda, diperlukan pemeriksaan langsung oleh Dokter / Ahli Kebidanan (Sp. OG). Mungkin diperlukan pemeriksaan apusan lendir vagina sampai spekulum untuk menunjang diagnosis. Setelah penyebabnya jelas, barulah penanganan yang tepat bisa diberikan. Tips berikut mungkin membantu:

    • Usahakan agar daerah intim selalu kering dengan sering mengganti pakaian dalam dan pembalut
    • Hindari mengenakan celana dalam atau bawahan yang terlalu ketat; pemakaian daster/rok mungkin lebih sesuai
    • Bersihkan organ intim dari arah depan ke belakang dan bukan sebaliknya untuk mencegah masuknya kuman dari vagina/anus ke dalam saluran kemih
    Baca juga tips mengatasi keputihan Sekian, semoga bermanfaat. dr. Radius Kusuma