Tanya Dokter

  • Keluar darah di kehamilan 39 minggu, berbahaya kah ?

  •  Devi Indria
    Anggota

    Sok saya hamil 39 minggu .. Tadi malam kok keluar darah seperti haid iya.. Sampai sekarang juga masih keluar tambh bnyak.. Tadi pagi uda periksa kebidan katanya masih pembukaan 1.. Apakah tidak apa* kluar darah trus kayag orang haid.. Mkasih dok

    Devi Indria  Devi Indria
    Anggota

    Dok minta tolong dijawab.. Terimakasih

    Hai Devi, Terima kasih atas pertanyaannya. Usia kehamilan 39 minggu merupakan usia kehamilan dimana janin sudah berkembang dengan optimal dan telah dapat dilahirkan ke dunia. Apabila Ibu mengalami keluar darah melalui vagina pada masa ini, dapat dikarenakan tanda awal persalinan atau tanda awal pembukaan berlangsung. Namun apabila darah yang keluar sangat banyak, alangkah baiknya Ibu memeriksakan diri ke Dokter Kandungan untuk memastikan posisi plasenta. Karena pada kasus tertentu, dapat terjadi solusio plasenta (<span style="color: #000000; font-family: museosans300, sans-serif;">lepasnya plasenta dari dinding rahim bagian dalam sebelum proses persalinan, baik seluruhnya maupun sebagian, dan merupakan komplikasi kehamilan yang serius namun jarang terjadi). </span><span style="color: #000000; font-family: museosans300, sans-serif;">Solusio plasenta bisa membahayakan nyawa ibu dan bayi yang dikandung jika tidak segera ditangani. Hal ini dikarenakan solusio plasenta bisa menyebabkan pendarahan hebat bagi sang ibu, dan bayi yang dikandung bisa kekurangan asupan nutrisi serta oksigen.</span> Kemungkikan lain yang dapat terjadi adalah plasenta previa dimana plasenta berada di bagian bawah rahim, <span style="color: #000000; font-family: museosans300, sans-serif;">plasenta dapat menutupi sebagian atau seluruh jalan lahir sang bayi. </span><span style="color: #000000; font-family: museosans300, sans-serif;">Gejala utama dari kondisi ini adalah pendarahan tanpa disertai rasa sakit, yang biasanya terjadi pada tiga bulan terakhir masa kehamilan.</span> Jadi sebaiknya saat ini Ibu segera ke Dokter Kandungan ya. Tingkatkan asupan makanan yang mengandung zat besi seperti ikan kembung, hati sapi, hati ayam, sayuran hijau, banyak minum, istirahat yang cukup merupakan hal yang perlu dilakukan sementara ini. Demikian semoga bermanfaat, dr.Annes