Tanya Dokter

  • Keluar darah setelah berhubungan intim dan perut terasa mual

  •  Fajlia
    Anggota
    Siang dok, sy sdh seminggu setelah haid tgl 7 sy berhubungan sma suami normal2 aja trus tgl 10 jg masih normal dan hari ini sy berhubungan bdan stelah berhubungan sy bersihin kan trus sy lap pke tisyu tpi kok ada darah keluar yah dok? Semalam sy mmg begadang gk bisa tidur sampe pagi dan udah 2 hari perut sy terasa mual dok. Masalahnya apa ya dok ??
    Fajlia  Fajlia
    Anggota
    Oiya dok hari pertama haid tgl 2 sampai tgl 6 siklus haid sy 25hr kdang 28hr paling lama 30hr lebih dok jdi sy biasanya bingung hitung masa ovulasi dok. Mohon bantuannya dok

    Halo Fajlia, terimakasih atas pertanyaannya untuk Alodokter

     

    Perdarahan dari vagina setelah hubungan seksual yang bukan menstruasi, dapat terjadi pada beberapa kondisi, beberapa diantaranya adalah:

    1. Cedera saat berhubungan seksual. Hubungan seksual yang kasar, kurangnya pelumas pada vagina saat penetrasi, atau memasukan benda-benda tertentu ke vagina dapat menyebabkan perlukaan pada dinding vagina yang menyebabkan terjadinya perdarahan saat atau setelah hubungan seksual
    2. Servisitis atau radang pada serviks. Servisitis biasanya disertai juga dengan gejala lain yaitu keluarnya lendir bening atau putih dari vagina. Penyebab tersering adalah bakterial vaginosis dan infeksi Chlamydia.
    3. Tumor jinak pembuluh darah yang tumbuh di daerah vagina, misalnya hemangioma, limfangioma, angiomatosis 
    4. Ektropion serviks yaitu bergesernya sel-sel serviks bagian dalam ke bagian luar serviks. Ektropion serviks ini sering terjadi pada wanita hamil, dan sering menjadi penyebab perdarahan setelah hubungan seksual pada wanita hamil
    5. Kanker serviks

     

    Perdarahan yang anda alami, bisa juga terjadi karena kondisi lain yang tidak berkaitan dengan hubungan seksual yang anda lakukan sebelumnya. Beberapa kondisi yang dapat menyebabkan perdarahan dari vagina yang tidak berkaitan dengan hubungan seksual antara lain:

    1. perdarahan ovulasi
    2. perdarahan implantasi (bila terjadi kehamilan)
    3. kondisi fisik tertentu misalnya saat terjadi stress berlebihan, olahraga berlebihan, terdapat gangguan makan seperti anoreksia atau bulimia, peningkatan atau penurunan berat badan berlebihan
    4. penggunaan kontrasepsi seperti kontrasepsi hormonal dan IUD
    5. terdapat benda asing dalam vagina
    6. gangguan pada serviks seperti infeksi HPV, fibroid servikal
    7. gangguan hormonal misalnya pada penyakit PCOS, gangguan hormon tiroid
    8. dan lain sebagainya

     

    Bila melihat jadwal menstruasi anda, perdarahan yang terjadi kemungkinan bukan disebabkan karena ovulasi ataupun kehamilan. Kemungkinan tersering dari perdarahan paska hubungan seksual adalah cedera saat berhubungan seksual. Bila memang terjadi cedera saat hubungan seksual, anda dapat mencoba untuk melakukan foreplay lebih lama sebelum melakukan penetrasi, atau menggunakan lubrikan untuk melumasi vagina agar tidak terjadi perlukaan. Sementara itu, anda dapat mencoba untuk mengamati terlebih dahulu perdarahan yang anda alami, bila perdarahan terjadi terus menerus dan dalam jumlah yang banyak, atau terjadi setiap kali anda melakukan hubungan seksual, sebaiknya anda memeriksakan diri ke dokter kandungan untuk mendapat pemeriksaan dan tata laksana lebih lanjut. 

     

    Untuk dapat mengetahui kapan masa subur terjadi, ada beberapa metode yang dapat anda coba lakukan:

    • Metode kalender. 

    Metode ini hanya dapat diterapkan pada wanita yang memiliki siklus menstruasi yang teratur. Bila siklus menstruasi tidak teratur seperti yang anda alami, metode kalender ini tidak dapat dijadikan patokan untuk mengetahui masa subur.

    • Metode suhu basal tubuh

    Suhu basal tubuh adalah suhu saat tubuh dalam kondisi istirahat. Menjelang terjadinya pelepasan telur dari kandung telur (ovulasi), suhu tubuh akan mengalami sedikit peningkatan. Cara mengukur suhu basal tubuh adalah mengukur suhu saat bangun tidur di pagi hari, sebelum anda beranjak dari tempat tidur. Ukur suhu pada waktu yang sama setiap harinya. Sebaiknya gunakan termometer yang dibuat khusus untuk mengukur suhu basal tubuh. Anda akan dapat melihat pola perubahan suhu basal tubuh anda setiap harinya, saat suhu basal mulai naik kira-kira 0.3-0.6 derajat celcius, dan suhu tersebut stabil selama 2-3 hari, berarti anda sedang memasuki masa subur.

    • Metode lendir serviks

    Menjelang waktu ovulasi, biasanya vagina akan mengeluarkan lendir lebih banyak. Ciri lendir yang dikeluarkan saat anda mengalami ovulasi adalah berwarna bening seperti putih telur, encer, keluar dengan jumlah yang sangat banyak.

    • Nyeri ovulasi atau mittelschmerz

    Pada beberapa wanita, ovulasi sering ditandai dengan kram perut. Biasanya kram perut ovulasi terjadi di tengah-tengah siklus menstruasi. Tidak semua wanita mengalami kram perut ini, sehingga bila anda tidak pernah mengalami kram perut ovulasi sebelumnya, metode ini tidak dapat digunakan.

    • Menggunakan alat prediksi ovulasi

    Alat prediksi ovulasi sudah banyak dijual di apotek. Metode ini termasuk metode yang paling akurat untuk menentukan masa subur atau ovulasi.

     

    Berikut ini adalah artikel yang dapat anda baca:

    Lima Cara Mengetahui Masa Subur Wanita

    Bagaimana Cara Cepat Hamil Setelah Menikah?

     

    Sekian informasi dari saya, semoga menjawab

     

    dr. Irna Cecilia