Tanya Dokter

  • Keluarnya darah tanpa henti

  •  Nis
    Anggota
    Saya pernah melakukan hubungan dengan pacar saya. Saya juga lumayan sering masturbasi. Sekarang vagina saya mengeluarkan darah dan tidak berhenti sudah hampir 2 bulan ini. Darahnya berwarna merah terang dan tidak berbau. Pernah ke dokter kandungan dan di usg kata dokternya rahim dan indung telur saya tidak kenapa2. Sudah diberi obat selama 1 minggu. Darah mulai berkurang. Tetapi saat saya berciuman dengan pacar saya, darah itu kembali deras. Saya ingin melakukan pemeriksaan lewat vagina namun tidak diizinkan orang tua. Mereka berkata kalau saya hanya stress karena banyak ujian namun saya tidak yakin. Saya ingin bertanya, kira2 apa yang terjadi pada saya dok? Apakah pengaruhnya dengan hormon saja sehingga bisa diobati? Atau ada kemungkinan kanker atau penyakit berbahaya lainnya?

    Hai,

    Keluarnya darah terus menerus dari jalan lahir secara medis dikenal sebagai menorrhagia dan bisa diakibatkan oleh:

    • Polip rahim
    • Adenomiosis
    • Mioma
    • Sindrom ovarium polikistik
    • Kehamilan / keguguran yang tak disadari
    • Gangguan pembekuan darah
    • Efek samping KB
    • Keganasan, mis. kanker serviks (jarang pada usia muda)

    Darah yang keluar secara berlebihan dan tidak kunjung berhenti dapat membuat Anda jatuh ke kondisi anemia / kekurangan darah. Stres saja tidak dapat menyebabkan perdarahan vagina terus menerus; kondisi stres lebih berkaitan dengan keterlambatan menstruasi, bukan menstruasi yang terus menerus.

    Secara umum, perdarahan tak normal dari rahim bisa diakibatkan oleh masalah struktural (mis. polip, miom) atau non-struktural (mis. gangguan hormon, gangguan pembekuan darah). Untuk memastikan penyebab keluhan Anda, diperlukan pemeriksaan langsung oleh Dokter / Ahli Kebidanan (Sp. OG). Mungkin diperlukan pemeriksaan darah dan USG untuk menunjang diagnosis. Setelah penyebabnya jelas, barulah penanganan yang tepat bisa diberikan.

    Tips berikut mungkin membantu:

    • Hindari aktivitas seks sementara waktu, selagi perdarahan masih aktif
    • Hindari stres dan kelelahan fisik
    • Tidur cukup setiap harinya, sekurangnya 7 jam per hari
    • Banyak makan buah dan sayuran

    Sekian, semoga bermanfaat.

    dr. Radius Kusuma