Tanya Dokter

  • keputihan dan vagina luka

  •  Siska Tan
    Anggota

    Hai dok.. Umur saya 15th. Saya mau bertanya. Kenapa ya, kemaluan saya sering keputihan dan licet licet? Setelah itu, kadang kadang sedikit perih dan gatal. Jadi setiap mandi saya sering menggosok dan seperti ada sel sel kulit mati gitu yang terangkat. Apakah itu tidak bahaya dok? Terkadang di sela sela kemaluan saya seperti ada putih putih gitu. Jadi setiap ada putih putih gitu, saya selalu menggosok. Tapi dikemudian hari muncul lagi. Apakah itu bahaya dan tanda tanda memiliki penyakit dok? Apakah ada solusi agar menghilangkan nya dok?

    Trmksh.

    Dear Siska, Keputihan merupakan hal yang biasa terjadi pada wanita yang sudah mengalami pubertas. Sebenarnya keputihan terjadi sebagai reaksi normal tubuh untuk membersihkan sel-sel mati dan flora normal yang ada di vagina. Ciri-ciri keputihan yang normal adalah sebagai berikut:

    • berwarna bening atau keputih-putihan
    • tidak gatal
    • tidak berbau
    • tidak menimbulkan keluhan nyeri perut
    • tidak menyebabkan perih di vagina
    Namun oleh karena beberapa sebab, keputihan bisa menjadi tidak normal. Berikut kemungkinan penyebabnya: Lecet-lecet yang ada bisa disebabkan oleh gosokan pada area kewanitaan. Hindari menggosok-gosok terlalu keras di daerah tersebut. Sel-sel kulit mati dan putih-putih yang Anda maksud kemungkinan besar adalah cairan keputihan yang sedang Anda alami. Sebaiknya konsultasikan keluhan Anda secara langsung dengan dokter agar didapatkan diagnosis yang tepat dan dapat diberikan terapi yang sesuai. Pemeriksaan laboratorium di bawah mikroskop terhadap cairan keputihan mungkin akan dianjurkan dokter. Berikut tips yang dapat Anda lakukan:
    • hindari menggaruk daerah kewanitaan untuk menghindari perlukaan dan infeksi
    • jaga selalu kebersihan organ intim
    • bersihkan organ intim dengan membasuhnya dari arah depan ke belakang untuk menghindari kontaminasi bakteri dari anus
    • gunakan celana dalam berbahan katun dan tidak ketat
    • ganti celana dalam yang lembab dan basah
    • kurangi penggunaan panty liners
    • batasi penggunaan pembersih beraroma untuk daerah kewanitaan
    • hindari hubungan seks di luar nikah
    Demikian penjelasan saya, semoga bermanfaat. Terima kasih dan salam, dr. Rony Wijaya