Tanya Dokter

  • Kenapa jerawat bisa menyebar ke leher dan bahu ?

  •  ParkEun So
    Anggota

    Pagi dok, saya wanita berusia 18 tahun, awalnya saya punya jerawat di muka yang lumayan parah, tapi kini sudah sembuh hanya tinggal 1/2 saja dan bekasnya. Dan baru baru ini saya kena sakit tipes dan opname 3 hari, setelah opname jerawat saya mulai muncul lagi, kali ini di leher dan lama lama merambat ke bahu, tapi anehnya kalau pecah yang adanya hanya darah dan cairan bening serta rasa gatal yang amat sangat. Kira kira apa penyebabnya ya dok ?, dan baraimana cara menanganinya ? Mohon solusinya. Terima kasih

    Hai, Jerawat merupakan penyakit yang lazim dialami oleh para remaja dan dewasa muda. Kondisi ini disebabkan oleh tersumbatnya kelenjar minyak dan infeksi di dalam "kantong" kelenjar minyak yang telah tersumbat tersebut. Kelenjar minyak ini tersebar merata dari wajah, dahi, pipi, leher, pundak hingga punggung. Oleh sebab itu, jerawat bisa saja timbul di daerah tersebut. Kelenjar minyak ini umumnya tersumbat apabila produksi minyak menjadi berlebihan. Produksi berlebihan kelenjar minyak bisa dipicu oleh:

    • Masa remaja -- pada masa ini, hormon-hormon seks mulai banyak diproduksi dan memicu aktivitas kelenjar minyak
    • Stress -- tidak hanya berarti tekanan jiwa, namun secara kedokteran juga berarti stress fisik misalnya kondisi yang mengharuskan rawat inap di rumah sakit
    • Siklus menstruasi -- biasanya pada menjelang haid, terjadi ketidakseimbangan hormon yang memicu aktivitas kelenjar minyak
    • Obat-obatan tertentu
    • dan sebagainya
    Berikut tips untuk Anda:
    • Atasi stress Anda
    • Pulihkan kembali kondisi tubuh Anda dengan cukup istirahat
    • Hindari bergadang
    • Konsultasikan ke Dokter Anda untuk memperoleh obat jerawat; biasanya pada jerawat yang luas diperlukan obat minum -- hati-hati bila Anda merencanakan kehamilan, beritahu Dokter Anda bila Anda berencana hamil
    Artikel berikut mengulas lengkap tentang jerawat. Sekian, semoga bermanfaat. dr. Radius Kusuma

    ParkEun So  ParkEun So
    Anggota

    Sebelumnya saya oleskan Benzolac cl dok, tapi malah timbul ruam gatal banget dari sebelumnya, apa itu karena benzolac cl tidak cocok untuk saya ? Apa karena efek sampingnya ? Dan setelah itu saya baru saja ke dokter, dan di beri obat minum bermerek Dohixat dan Polamec serta obat oles Klorfeson. Kira kira itu bisa ampuh bekerja di saya nggak dok? Trus efek sampingnya apa ya? Terimakasih sebelumnya

    Hai, Dohixat mengandung doksisiklin (suatu antibiotik) yang memang termasuk dalam pengobatan jerawat. Efek samping antibiotik umumnya sama, yaitu bisa mencetuskan alergi dan gangguan saluran cerna seperti kembung atau sembelit. Polamec mengandung deksklorfeniramin, suatu obat yang menghambat pelepasan histamin. Histamin merupakan salah satu penyebab peradangan, yang ikut menyebabkan kemerahan, pembengkakan dan ruam. Efek samping obat anti-histamin umumnya sangat ringan dan mungkin menyebabkan kantuk. Klorfeson merupakan campuran dari kloramfenikol (antibiotik) dan prednison (anti-radang). Keduanya bekerja sama membasmi kuman sekaligus meredakan peradangan; dengan demikian diharapkan bisa mengatasi jerawat. Efek samping obat oles juga umumnya sama, yaitu reaksi lokal pada daerah teroles. Reaksi ini biasanya hanya terdapat pada beberapa orang yang sensitif. Reaksi bisa berupa kemerahan, bengkak, gatal dan kering. Benzolac mengandung benzoil peroksida, yang berfungsi untuk membasmi kuman penyebab jerawat. Namun, karena sifat kimiawinya, pada beberapa orang memang bisa menyebabkan reaksi kulit seperti iritasi, kering, pedih, ruam dan gatal. Untuk lebih jelasnya, biasanya pada setiap obat disertai secari kertas informasi obat. Bila pemakaian obat ternyata tidak cocok, segera konsultasikan kembali ke Dokter Anda. Sekian, semoga bermanfaat. dr. Radius Kusuma

    ParkEun So  ParkEun So
    Anggota

    Terimakasih banyak atas jawabannya dok :)