Tanya Dokter

  • Selalu BAB setelah makan

  • assalamualaikum dok,, kenapa ketika sudah makan ujung2nya ke toilet terus untuk buang air besar itupun porsi makananku ngak terlalu banyak terus biasa kalau sudah makan biasa buat saya ngantuk dok , itu terjadi masalah apa ya dok??

     

    Hai, Keinginan untuk BAB dipengaruhi oleh berbagai refleks yang secara alami sudah ada pada tubuh kita. Beberapa refleks ini misalnya refleks gastrokolik (gastro = lambung, kolik = merujuk ke usus besar) akan menyebabkan gerakan usus besar seiring gerakan lambung saat mencerna makanan. Ada juga refleks usus besar itu sendiri, yang akan menggerakkan usus besar bila isinya telah menumpuk. Kebiasaan tertentu (seperti berjongkok, duduk, sehabis bangun tidur, dsb.) juga dapat memicu gerakan usus besar. Gerakan usus besar umumnya dirasakan sebagai rasa mulas / ingin BAB. Sehabis makan, makanan yang telah dicerna akan mencapai usus halus. Di sini, sari-sari makanan akan diserap dan dibawa oleh darah ke seluruh tubuh guna memenuhi kebutuhan metabolisme tubuh. Untuk membantu metabolisme, tubuh akan melepaskan berbagai hormon, misalnya insulin (untuk memasukkan gula ke dalam sel). Salah satu hormon yang bernama serotonin juga ikut diprodoksi oleh otak sebagai respons banyaknya persediaan makanan di dalam darah. Serotonin merupakan salah satu zat kimia otak yang membuat seseorang merasa tenang dan nyaman. Hal ini mungkin berkontribusi untuk menyebabkan rasa kantuk Anda. Apabila Anda mengalami perubahan pola BAB, BAB dengan tinja tak seperti biasa (mis. berlendir/berdarah/hitam, dsb.), nyeri perut, penurunan berat badan yang tak jelas sebabnya, Anda sebaiknya memeriksakan diri ke Dokter. Rasa kantuk berlebihan yang mengganggu aktivitas sehari-hari juga memerlukan perhatian medis. Selain itu, tidak ada salahnya Anda mengunjungi Dokter hanya untuk cek-up rutin dan berkonsultasi langsung mengenai gejala yang Anda rasakan. Berikut tips untuk Anda:

    • Diet seimbang yang dilengkapi makanan berserat tinggi (seperti sayuran dan buah-buahan) akan menyebabkan penyerapan makanan lebih lama. Hal ini akan membuat pasokan bahan makanan ke darah cenderung lebih stabil (tidak melonjak tiba-tiba) sehingga diharapkan bisa mengurangi kantuk
    • Hindari terlalu banyak gula dengan alasan seperti di atas
    • Kurangi porsi makanan Anda, seimbangkan porsinya dengan mempersering jadwal makan Anda
    • Perbanyak aktivitas fisik seperti berjalan kaki, jogging, berenang
    Sekian, semoga bermanfaat. dr. Radius Kusuma