Tanya Dokter

  • Keputihan setelah berhubungan intim

  • dok saya ingin bertanya, kenapa saat lagi berhubungan dgn suami saya keluar semacem keputihan warna putih susu banyak dan menempel di mr.p suami saya. tapi saat diendus tidak berbau, dan juga tidak kenyel. apakah itu keputihan dok? atau apa? mohon pencerahannya­čśŐ

    Halo, terima kasih sudah bertanya di alodokter.com
    Cairan yang keluar dari vagina setelah hubungan intim dapat disebabkan berbagai hal diantaranya:
    • Berupa cairan sisa ejakulasi: saat ejakulasi yang dikeluarkan didalam, sebagian cairan sperma akan ditampung di lekukan di belakang leher rahim lalu akan dikeluarkan lagi dari vagina
    • Cairan pelumas vagina dimana saat terangsang wanita akan mengeluarkan cairan pelumas vagina untuk melancarkan penetrasi
    • Cairan sperma yang mengenai daerah vagina: jika ejakulasi di luar tapi tidak sengaja cairan sperma mengenai daerah vagina
    •Keputihan, jika keputihan normal, lendir bisa berwarna putih atau bening, tidak berbau, tidak gatal, tidak nyeri. Jika berubah warna, berbau, dan disertai dengan nyeri atau gatal maka merupakan keputihan yang tidak normal

    Pada dasarnya keputihan sebenarnya merupakan suatu mekanisme normal tubuh wanita untuk membersihkan organ intim. Pada kondisi tertentu keputihan secara normal dapat meningkat jumlahnya, seperti saat menjelang menstruasi, saat ovulasi, atau saat hamil. Keputihan yang normal memiliki ciri sebagai berikut:
    • tidak berwarna (jernih atau keputih-putihan)
    • tidak berbau
    • tidak disertai dengan rasa nyeri
    • tidak terasa gatal

    Sedangkan, ciri-ciri dari keputihan yang tidak normal adalah sebagai berikut:
    • Perubahan warna menjadi putih pekat, kekuningan, kecoklatan, atau kehijauan
    • Perubahan konsistensi menjadi kental atau bahkan bergumpal
    • Berbau tidak sedap seperti bau amis
    • Disertai dengan gatal dan iritasi pada kemaluan
    • Disertai perdarahan di luar siklus menstruasi normal
    • Sakit pada perut bagian bawah atau panggul

    Keputihan yang tidak normal dapat disebabkan beberapa hal seperti:
    • infeksi bakteri
    • infeksi jamur
    • infeksi parasit
    • infeksi virus
    • perubahan keseimbangan jumlah bakteri normal di vagina
    • faktor hormonal

    Saya sarankan untuk melakukan pemeriksaan ke dokter spesialis kandungan untuk mengetahui penyebab keluhan yang Anda alami. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang seperti pemeriksaan pada cairan keputihan, pemeriksaan USG, dll. Pengobatan yang tepat dapat diberikan setelah penyebab diketahui.

    Berikut beberapa saran yang dapat Anda lakukan diantaranya:
    • Gunakan celana dalam yang nyaman dengan bahan katun yang menyerap dan tidak ketat
    • Segera ganti celana dalam bila basah / lembap
    • Bersihkan dan keringkan vagina dengan air bersih dari arah depan ke belakang, jangan sebaliknya
    • Hindari menggunakan sabun atau cairan pembersih kewanitaan untuk membersihkan vagina karena beresiko merusak pH vagina
    • Batasi penggunaan pantyliners saat tidak menstruasi
    • Hindari seks bebas

    Demikian jawaban dari saya, semoga bermanfaat.
    Salam, dr.Sylvia