Tanya Dokter

  • keputihan kadang-kadang berwarna cokelat setelah menstruasi

  • Dok saya ingin tanya.. 1minggu setelah mens sya biasanya mengalami keputihan namun kadang-kadang berwarna cokelat apakah aman? Usia saya 20 tahun.. terimakasih

    Hello, Pada umumnya keputihan merupakan proses yang normal terjadi terutama jika hal tersebut terjadi pada saat mendekati siklus menstruasi. Ciri-ciri lender keputihan yang normal antara lain :

    1. Berwarna jernih
    2. Tidak disertai gatal
    3. Tidak berbau
    4. Tidak disertai dengan kelainan pada kulit sekitar organ intim
    Ada kemungkinan lender keputihan yang Anda alami adalah lender yang bercampur dengan darah menstruasi. Namun ada juga kemungkinan merupakan keputihan yang abnormal. Keputihan dapat terjadi secara abnormal pada :
    1. Organ vagina yang luka
    2. Organ vagina yang terinfeksi
    3. Penggunaan obat tertentu
    4. Menggunakan alat kontrasepsi
    5. Memiliki penyakit lain seperti diabetes atau gangguan kelenjar tiroid
    6. Melakukan aktivitas atau olahraga yang berlebihan
    7. Stress
    8. Kanker
    9. dan lainnya
    Untuk mendapatkan diagnose penyebab yang lebih tepat, diperlukan konsultasi, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang laboratorium untuk mendeteksi adanya gangguan-gangguan tersebut. Jika memungkinkan periksakan diri Anda ke dokter terdekat. Anda dapat melakukan hal berikut ini untuk meningkatkan higienitas pada organ intim :
    1. Cuci organ intim dengan menggunakan air hangat
    2. Cuci dengan arah dari depan ke belakang
    3. Hindari penggunaan sabun yang mengandung zat kimia
    4. Hindari penggunaan panty liner berlebihan
    5. Gunakan celana dalam berbahan katun
    6. ganti celana dalam jika basah
    Berikut adalah laman yang mungkin berguna bagi Anda berkaitan dengan menjaga kebersihan organ intim dan seputar keputihan yang abnormal : http://www.alodokter.com/tanda-tanda-ketidaknormalan-cairan-vagina http://www.alodokter.com/memahami-kesehatan-dan-kebersihan-organ-intim-anda Semoga bermanfaat, Salam, dr Henry Andrean