Tanya Dokter

  • Keputihan menggumpal dan berbau

  •  Silvia
    Anggota

    Slamat siang dok.. Saya wulan, saya ibu satu anak. Anak saya umur 2th. Saya mau tanya dok,stelah saya melahirkan, saya mngikuti KB suntik 3bln,bdan saya smakin kurus dan tdk haid,lalu saya gnti suntik 1bln,tetap sama dok. Hingga akhirnya saya putuskan untuk tidak KB. Stelah bulan tdk lepas KB,saya blm haid jg dok ttpi mlah keputihan dan kadang dalam kapasitas yg banyak. Keputhannya berupa lendir yg menggumpal dan berbau dok.. Kenapa ya dok? Terima kasih dokter

    Hai, Dalam kondisi tertentu produksi cairan vagina dapat meningkat, misalnya saat terjadi ketidakseimbangan hormonal dalam tubuh. Namun cairan vagina yang normal memiliki ciri sebagai berikut: tidak berwarna, tidak berbau, dan tidak disertai dengan rasa gatal/nyeri. Keputihan yang banyak dan berbau merupakan kondisi yang tidak normal dan kemungkinan bukan disebabkan oleh penggunaan KB. Hal ini dapat diakibatkan oleh berbagai kemungkinan penyebab berikut ini:

    Jika keluhan terus berlanjut untuk memastikan penyebabnya sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang bila diperlukan, seperti tes cairan vagina, tes darah, dan sebagainya. Penanganan yang tepat akan dapat diberikan sesuai dengan kondisi yang mendasarinya. Berikut anjuran yang dapat Anda lakukan:
    • Menjaga kebersihan organ intim
    • Kenakan pakaian dalam dengan bahan lembut dan tidak ketat
    • Segera mengganti pakaian dalam setiap kali sudah terasa basah/lembab
    • Biasakan membersihkan organ intim dengan arah yang benar (dari depan ke belakang) untuk menghindari kontaminasi bakteri dari anus ke vagina
    • Hindari penggunaan pembersih kewanitaan yang terlalu sering. Hal ini dapat menyebabkan gangguan keseimbangan flora normal vagina sehingga rentan terjadi iritasi atau infeksi
    • Menggunakan pengaman (kondom) saat berhubungan seksual
    • Tidur dan istirahat yang cukup
    • Kelola stres dengan bijak
    Berikut laman artikel yang dapat berguna: Keputihan Tanda ketidaknormalan cairan vagina Cara mengatasi keputihan Demikian semoga bermanfaat. Salam, dr. Muliani Sukiman