Tanya Dokter

  • keputihan yang banyak, berwarna susu, gatal, dan berbau

  • mlm dok.. saya delina 19th, sudah 5 hari saya mengalami keputihan warna putih susu, gatal dan berbau dok. keputihannya jg banyak dok.. rasa gatal.nya tidak nyaman untuk aktfitas sehari-hari.. apa obat untuk mengobatinya dok? dan ap aj yg harus sya lakukan supaya tdak trjadi keputihan seperti ini lagi? sekian. terima kasih dok

    Hai, Keputihan merupakan keluhan yang sering ditemui oleh setiap wanita. Keputihan dapat terjadi karena proses normal dari tubuh, maupun karena ada faktor lain yang menyebabkan keputihan yang abnormal. Keputihan yang normal umumnya tidak berwana, tidak berbau, dan tidak menyebabkan gatal maupun perih di sekitar vagina. Keputihan yang normal biasanya timbul menjelang menstruasi, setelah menstruasi, ataupun saat kehamilan. Jika keputihan yang Anda alami berbau, berwarna dan menimbulkan gatal, kemungkinan besar hal ini merupakan keputihan yang tidak normal. Banyak penyebab keputihan yang tidak normal, diantaranya :

    1. Infeksi jamur - lendir putih, gatal, tanpa bau
    2. Infeksi trichomoniasis - lendir kuning kehijauan dan berbau amis
    3. Infeksi bakteri vaginosis - lendir putih abu-abu dan berbau amis
    4. Infeksi herpes genital - keputihan disertai melepuh pada organ intim
    5. Kanker
    6. dan lainnya
    http://www.alodokter.com/keputihan Untuk mengetahui secara pasti apa yang menyebabkan keputihan Anda sebaiknya menemui secara langsung dokter Anda. Karena dokter perlu melakukan pemeriksaan fisik secara langsung dan beberapa pemeriksaan penunjang. Terapi yang diberikan untuk mengatasi keputihan akan berbeda tergantung dengan apa yang menjadi penyebab keputihan tersebut. Sementara itu, beberapa langkah berikut dapat Anda lakukan di rumah untuk membantu mencegah terjadinya keputihan :
    1. Bersihkan daerah kewanitaan dengan air hangat tanpa sabun ataupun produk khusus, dan bersihkan dengan menyapu dari arah depan ke belakang dan bukan sebaliknya.
    2. Jika sedang menstruasi, gantilah pembalut setiap beberapa jam sekali
    3. Jangan terlalu sering menggunakan pantyliner karena akan menimbulkan kondisi lembap
    4. Gunakan celana dalam berbahan katun dan tidak ketat
    5. Gantilah celana dalam jika basah atau berkeringat
    6. Jangan terlalu sering menggunakan produk kewanitaan
    Untuk lebih jelasnya Anda dapat membuka halaman berikut : http://www.alodokter.com/memahami-kesehatan-dan-kebersihan-organ-intim-anda   Semoga membantu, Dian Paramitasari, dr.