Tanya Dokter

  • keluar cairan agak menggumpal tapi tidak berbau dari vagina

  •  ester lita
    Anggota

    Selamat pagi dok, saya ester, Begini dok, z bingung knpa hampir setiap hari vagina saya mengeluarkan cairan yg agak menggumpal dan berwarnah putih tapi tdk berbau apa2..apa itu termasuk keputihan?? Kalau iya,, tlong bagaimana carax agar hal itu bisa berhenti..

    Hai, Keputihan yang dialami oleh seorang wanita dapat terjadi karena proses normal dari tubuh wanita maupun disebabkan karena adanya hal yang abnormal. Keputihan yang normal umumnya timbul di sekitar siklus menstruasi, dan saat kehamilan. Cairan / lendir keputihan normal tidak berwarna, tidak berbau, dan tidak menyebabkan gatal ataupun perih. Sementara keputihan yang berbau, berwarna, dan menyebabkan perih atau gatal biasanya diakibatkan adanya infeksi atau sebab lainnya pada daerah kewanitaan, seperti :

    1. infeksi jamur. cairan keputihan biasanya berwana putih susu kental, kadang bergumpal, tidak berbau dan disertai rasa gatal / tidak nyaman pada daerah kewanitaan
    2. infeksi trichomoniasis. cairan kuning kehijauan dan berbau amis
    3. infeksi bakterial vaginosis. cairan putih keabu-abuan dan amis
    4. infeksi herpes genital. keputihan disertai lepuhan-lepuhan pada sekitar kemaluan
    5. kanker serviks / rahim
    6. dan lainnya
    Pengobatan yang akan diberikan kepada Anda oleh dokter akan berbeda tergantung apakah penyebab dari keputihan yang Anda alami. Untuk menentukan secara pasti apa yang menyebabkan keputihan yang Anda alami diperlukan adanya konsultasi dan pemeriksaan secara langsung oleh dokter. Selain melakukan pemeriksaan langsung dokter juga mungkin akan meminta pemeriksaan tambahan seperti pemeriksaan lab dari cairan keputihan Anda. Untuk membaca lebih lengkap mengenai keputihan Anda dapat membuka halaman berikut : http://www.alodokter.com/keputihan Berikut merupakan hal-hal yang Anda dapat lakukan untuk membantu mengatasi keputihan :
    1. Bersihkan daerah kewanitaan dengan air hangat tanpa produk apapun
    2. Bersihkan daerah kewanitaan dengan menyapu dari arah depan ke belakang dan bukan sebaliknya
    3. Jangan terlalu sering menggunakan produk kewanitaan
    4. Jangan membiarkan daerah kewanitaan menjadi lembap, dengan cara :  tidak sering memakai pantyliner, menggunakan celana dalam berbahan katun, dan segera mengganti celana dalam jika basah
    Untuk lebih jelasnya Anda dapat membuka halaman berikut : http://www.alodokter.com/memahami-kesehatan-dan-kebersihan-organ-intim-anda   Semoga membantu, Dian Paramitasari, dr.