Tanya Dokter

  • keputihan agak kuning disertai gatal tapi tidak berbau

  •  Riffa Silvya
    Anggota

    Selamat malam Dok, saya ingin bertanya apa penyebab dari keputihan? Dan apabila keputihan berlebih disertai rasa gatal agak kuning tetapi tidak berbau bagaimanakah tindakan yang tepat untuk mengatasi masalah tersebut?

    Hai, Keputihan yang dialami oleh wanita dapat diakibatkan oleh berbagai macam sebab yang berbeda, baik diakibatkan oleh hal yang normal maupun karena adanya suatu proses tidak normal di tubuh kita. Keputihan yang normal pada umumnya tidak berbau, tidak berwarna dan tidak menimbulkan gatal maupun nyeri di daerah kewanitaan. Keputihan yang timbul berwarna, memiliki bau, dan disertai dengan adanya rasa gatal maupun tidak nyaman pada daerah kewanitaan umumnya timbul karena adanya suatu hal yang tidak normal pada daerah kewanitaan, seperti :

    1. Infeksi jamut - cairan keputihan biasanya berwarna putih susu, gatal, dan tidak berbau
    2. Infeksi trichomoniasis - cairan keputihan kuning kehijauan dan biasanya berbau amis, kadang disertai perih saat buang air kecil
    3. Infeksi bakteri vaginosis - cairan putih keabuan berbau amis
    4. Kanker serviks - cairan keputihan bercampur darah
    5. Kanker rahim
    6. dan lainnya
    Namun, untuk mengetahui hal apa yang sebenarnya menjadi sebab keputihan yang Anda alami maka perlu adanya pemeriksaan langsung denga dokter /  dokter spesialis kebidanan dan kandungan. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang medis yang diperlukan seperti pemeriksaan sampel cairan keputihan. Pengobatan yang diberikan akan berbeda-beda tergantung dengan apa yang menjadi penyebab keputihan tersebut. Berikut adalah beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk membantu mengatasi keputihan :
    • bersihkan daerah kewanitaan dengan air hangat, tanpa menggunakan produk apapun
    • jangan terlalu sering menggunakan produk untuk perawatan daerah kewanitaan
    • jaga agar daerah kewanitaan tidak lembap dengan cara - tidak sering menggunakan pantyliner dan selalu mengganti pakaian dalam jika basah
    • jangan menggunakan celana atau pakaian dalam yang terlalu ketat
      Semoga bermanfaat, Dian Paramitasari, dr.