Tanya Dokter

  • Penyebab keputihan berwarna kehitaman disertai perut bagian bawah sakit

  • Dokter saya mau tanya perut bagian bawah saya sakit disertai keputihan yg warnanya kehitaman, Itu kenapa ya dok? saya jadi ngeri takut ada penyakit yg serius, terimakasih sebelumnya

    Halo Suci, Keputihan yang Anda alami termasuk keputihan yang tidak normal. Keputihan yang normal tidak berwarna, tidak berbau, dan tidak menimbulkan rasa gatal atau iritasi pada kemaluan. Keputihan yang berwarna kehitaman mungkin saja karena bercampur dengan darah. Beberapa ciri-ciri keputihan yang tidak normal lainnya yaitu adanya perubahan konsistensi menjadi kental atau bahkan bergumpal, berbau tidak sedap, menimbulkan gatal dan iritasi pada kemaluan, disertai perdarahan di luar siklus menstruasi normal, atau disertai sakit pada perut bagian bawah atau panggul. Keputihan yang disertai dengan nyeri perut bagian bawah mungkin saja adalah gejala radang panggul. Radang panggul merupakan infeksi yang menyerang organ kewanitaan dari leher rahim, rahim, tuba falopi (saluran telur), ovarium, atau area panggul. Kondisi ini banyak terjadi pada wanita berumur 15-45 tahun yang aktif seksual. Radang panggul banyak disebabkan oleh infeksi menular seksual seperti gonore dan chlamydia. Bakteri ini menyebar dari vagina ke organ reproduksi lainnya. Selain radang panggul, penyebab keputihan yang tidak normal lainnya misalnya infeksi jamur pada vagina, vaginosis bakterialis, peradangan pada vagina (vaginitis), peradangan pada leher rahim (servisitis), dan kanker leher rahim. Untuk memastikannya, sebaiknya Anda memeriksakan diri ke dokter spesialis kandungan karena selain mengetahui gejala Anda, dokter juga perlu melakukan pemeriksaan leher rahim, pemeriksaan cairan keputihan, dan pemeriksaan panggul. Bila terbukti radang panggul, Anda akan diobati dengan antibiotik. Anjuran-anjuran berikut dapat membantu Anda:

    • pakailah celana dalam dengan bahan yang mudah menyerap keringat
    • apabila celana dalam Anda basah atau jenuh karena keputihan, silakan ganti dengan yang bersih dan kering
    • hindari memakai celana dalam yang ketat
    • hindari pemakaian pembersih kewanitaan atau sabun yang beraroma kuat
    • hindari berganti-ganti pasangan
    • hindari berhubungan badan sampai Anda diobati dengan tuntas
    Semoga informasi ini membantu. dr. Aloisia