Tanya Dokter

  • Solusi atasi keputihan, bau dan disertai gatal

  •  Herliana Ann
    Anggota

    Selamat pagi dok, Saya liana usia saya 26th,dua minggu lalu saya melakuan hubungan intim dengan suami (suami pulang 3bln sekali)paginyaa pagina terasa panas dan perih dan mengeluarkan cairan yang putih dan kental serta bau yang tak sedap disertai gatal.sampai saat ini saya masi ada keputihan kental ... apakah ini bahaya dok?bagaimana cara mengatasinya??? Terimakasih.

    Halo Herliana, Jika keputihan telah disertai dengan gejala perih, panas, dan gatal di sekitar vagina ataupun perubahan bau serta warna lendir, maka besar kemungkinan menunjukkan kondisi yang abnormal atau patologis. Normalnya, lendir keputihan yang keluar melalui vagina berwarna bening hingga keputih-putihan, tidak berbau, juga tidak disertai gatal dan perih di vagina. Biasanya keputihan normal terjadi menjelang menstruasi, saat ovulasi, atau selama masa kehamilan. Berikut adalah beberapa penyebab dari keputihan abnormal :

    • infeksi menular seksual - seperti gonore, klamidia, herpes genitalis
    • infeksi jamur (kandidiasis vaginalis)
    • infeksi parasit (trikomoniasis)
    • ketidakseimbangan bakteri normal di vagina (bakterial vaginosis)
    • dan sebagainya
    Masing-masing penyebab di atas memiliki penanganan khusus. Penanganan dengan obat yang keliru tidak akan menyembuhkan atau kerap menimbulkan kekambuhan. Pemeriksaan langsung oleh dokter yang ditunjang oleh pemeriksaan lendir vagina di laboratorium diperlukan untuk menegakkan diagnosis serta menentukan terapi yang tepat. Jika disebabkan oleh penyakit menular seksual, maka alangkah baiknya jika pasangan juga diajak berobat. Selama masa pengobatan keputihan, dianjurkan menghindari hubungan seksual atau gunakanlah pengaman (kondom). Selama di rumah, Anda juga dianjurkan menjaga kebersihan area kewanitaan dengan mencucinya menggunakan air hangat dengan arah depan ke belakang, serta hindari penggunaan sabun pembersih khusus vagina yang beraroma. Demikian pula dengan tisu, pantyliner, ataupun pembalut beraroma karena berpotensi menyebabkan iritasi. Silahkan baca artikel tentang keputihan Demikian, semoga bermanfaat dr.Lili