Tanya Dokter

  • keputihan bercampur darah

  •  wita
    Anggota

    Siang dok, Usia saya 23th, saya baru menikah 1 bulan lalu. Saat ini sudah mendekati periode bulanan saya dok. Tapi akhir2 ini saya malah sering mengalami keputihan, keputihanya seringnya berwarna putih susu, kadang juga berupa lendir bahkan mirip jell...tidak beraroma sih dok samar2 saja. Juga tidak menimbulkan gatal Tapi jumlahnya lebih banyak dari biasa saya mengalami keputihan. Dan yang anehnya keputihannya seperti sedikit bercampur darah. Tidak banyak sih dok...hanya nampak seperti noda. Apakah itu normal keputihan pre haid? Atau ada yang salah ya dok? Mohon infonya dok Terimakasih Wasalam

    Dear Wita, Organ reproduksi secara periodik menghasilkan cairan atau lendir untuk membersihkan saluran reproduksi dari sel-sel mati. Hal ini normal terjadi dan sering disebut sebagai keputihan. Keputihan yang normal adalah keputihan yang tidak berwarna atau berwarna keputih-putihan, tidak berbau, tidak gatal, tidak disertai nyeri perut atau nyeri saat berkemih. Keputihan berwarna putih susu bisa merupakan keputihan normal, namun bisa juga merupakan keputihan yang tidak normal akibat jamur terutama jika disertai rasa gatal. Keputihan disertai bercak darah di antara siklus haid (termasuk masa sebelum haid) harus diwaspadai sebagai hal yang tidak normal. Kemungkinannya bisa karena:

    • infeksi menular seksual seperti chlamydia atau gonorrhea
    • penyakit radang panggul
    • kanker mulut rahim
    • polip rahim
    • stres
    • dsb.
    Sebaiknya konsultasikan keluhan Anda dengan dokter kebidanan dan kandungan Anda agar diagnosis yang tepat dapat ditegakkan dan terapi yang tepat dapat diberikan. Dokter akan menelusuri riwayat keluhan Anda secara lengkap dan melakukan pemeriksaan fisik. Dokter mungkin akan menganjurkan pemeriksaan penunjang seperti USG untuk membantu menegakkan diagnosis. Berikut tips yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi keputihan:
    • ganti pakaian dalam bila lembab atau basah
    • bersihkan organ intim dari arah depan ke belakang
    • bersihkan organ intim setiap kali setelah berhubungan seksual
    • jauhkan penggunaan pembersih kewanitaan karena dapat mengganggu ekosistem dalam vagina
    • gunakan pakaian yang menyerap keringat dan tidak ketat
    • segera ke dokter jika terjadi nyeri panggul atau nyeri saat berkemih
    • baca artikel tentang keputihan
    Demikian penjelasan saya, semoga bermanfaat. Terima kasih dan salam, dr. Rony Wijaya