Tanya Dokter

  • Keputihan yang berdarah

  •  anonymous
    Anggota

    Dok saya wanita, usia saya 21 tahun. Saya memiliki riwayat kandidiasis namun jamur nya sudah terobati. Semenjak terkena kandidiasis saya jadi sering keputihan sampai sekarang. Saya mengalami keputihan, awalnya hanya cairan putih tapi berbau, tapi saya diamkan hilang. Apabila saya kecapean, keputihan nya keluar tapi berwarna cokelat. Tapi akhir2 ini saya terus menerus keputihan, warnanya pun kadang bening, putih, cokelat dan bahkan berwarna merah. 3 hari belakangan ini saya mengalami keputihan berawrna merah seperti darah, namun kental.  Kira2 miss v saya kenapa ya dok?

    Hai, Saat keputihan, wanita akan mengeluarkan lendir dari vagina yang mengangkut sel-sel mati dan bakteri. Sehingga dapat menjaga kebersihan dan melindungi vagina dari infeksi. Keputihan normalnya berwarna bening hingga keputih-putihan, tidak berbau, dan tidak menimbulkan gatal/ nyeri. Adanya karakteristik yang berbeda pada keputihan sebaiknya perlu diperhatikan. Keputihan dengan lendir berwarna coklat dan terdapat darah, bisa berhubungan dengan siklus menstruasi yang tidak teratur. Selain itu juga dapat menjadi indikasi kanker serviks atau rahim. Usahakan untuk menjaga kebersihan daerah organ kewanitaan. Hindari penggunaan panty liners yang terlalu sering. Saat menstruasi, ganti pembalut tiap beberapa jam sehingga vagina tetap bersih. Sebaikya tidak menggunakan celana yang terlalu ketat dan segera ganti pakaian dalam jika basah atau berkeringat. Jika keluhan masih berlanjut, disarankan agar Anda periksa ke dokter. Pemeriksaan fisik dan tes penunjang seperti pap smear dapat membantu untuk mengetahui penyebabnya. Sehingga dapat segera diberikan penanganan yang tepat. Anda dapat membaca halaman Tanda-tanda ketidaknormalan cairan vagina.   Semoga bermanfaat, Dr. Jessica Winoto