Tanya Dokter

  • Keputihan berwarna coklat

  •  Lusi_S
    Anggota

    Selamat pagi dok,

    Sudah hampir 1 minggu saya mengalami keputihan berwarna coklat, berbau dan ms v terasa gatal. Itu kenapa ya dok? Berbahaya atau tidak? Apakah hal tsb akibat obat (medixon) yang saya konsumsi selama sakit GBS? Tapi sudah 3 minggu sudah berhenti minum obat itu.

    Terimakasih.

    Hai Lusi, Keputihan merupakan keadaan yang sering dialami oleh wanita. Pada keadaan normal keputihan terjadi untuk mengeluarkan bakteri dan sel mati dari vagina dengan lendir serviks. Pada keputihan normal, keputihan akan berwarna putih sampai kekuningan dan tidak terdapat rasa gatal maupun bau. Namun pada keputihan yang tidak normal, keputihan dapat berwrna kecoklatan bahkan bercampur dengan darah dan dapat disertai rasa gatau dan bau serta nyeri. Keputihan yang tidak normal disebabkan oleh:

    1. Akibat jamur/kandidosis vaginalis: keadaan ini juga dapat disebabkan oleh penggunaan antibiotik dosis tinggi dalam jangka panjang sehingga keseimbangan bakteri di vagina menjadi tidak seimbang sehingga terjadi perkembangan jamur yang tinggi di vagina dan meyebabkan keputihan
    2. Akibat bakteri/vainosis bakteri:berwarna putih dan abu-abu disertai bau amis
    3. Akibat infeksi parasit: berwarna kuning kehijauan dan sangat gatal
    4. Akibat infeksi menular seksual yang dapat disertai nyeri BAK dan perdarahan
    5. Efek obat-obatan seperti kortikosteroid
    6. Infeksi virus HPV (kanker serviks)
    Obat yang anda gunakan adalah termasuk dalam obat-obatan jenis kortikosteroid yang juga dapat menyebabkan keputihan. Namun, untuk memastikan keluhan yang anda alami sebaiknya anda melakukan pemeriksaan ke dokter spesialis kandungan dan kebidanan agar dapat dilakukan pemeriksaan dan jika sudah ditemukan diagnosisnya maka dapat diberikan pengobatan yang sesuai. Anda dapat melakukan tips-tips di bawah ini:
    • Menjaga kebersihan dan kesehatan organ intim
    • Membersihkan organ intim sebelum dan sesudah berhubungan intim dengan air mengalir yang bersih
    • Hindari berganti-ganti pasangan
    • Gunakan celana dalam berbahan katun
    Anda dapat membaca artikel di bawah ini; Keputihan Mengatasi keputihan Semoga membantu dr. Yosephine