Tanya Dokter

  • Keputihan terus menerus berwarna putih susu

  •  Hany Yuniarty
    Anggota
    Dok, saya mengalami keputihan terus menerus, warnanya putih susu,agak bau, tetapi tidak gatal dan tidak menimbulkan nyeri terhadap miss V, sebetulnya ini sangat mengganggu saya, apa ada cara untuk menghilangkan keputihan secara total jika saya sedang tidak mendekati masa menstruasi?

    Halo, Hany. Keputihan atau flour albus adalah cairan yang keluar dari vagina. Normalnya saat menjelang menstruasi sampai akhir menstruasi maka proses pengeluaran cairan ini lebih banyak dan lebih kental, namun tidak berbau dan warnanya masih jernih. Hal ini dikarenakan peningkatan hormon. Keputihan bisa disebabkan oleh jamur dan bakteri dan hal lainnya.  Perbedaannya bisa terlihat dari jenis keputihan yang keluar. Berikut adalah penyebab keputihan dan gejala yang menyertai : 

    • Infeksi Bakteri. Atau disebut baketrialis vaginitis. Biasanya keputihan tidak berbau, kadang keputihan berwarna kemerahan, kental
    • Infeksi Jamur. Disebut candida albicans. Biasanya keputihan bersifat encer, berbau apek, disertai ada gejala gatal gatal dan nyeri saat buang air kecil
    • Protozoa. Biasanya keputihan berwarna kehijauan, berbusa, sangat galat, berbau busuk, dan adanya nyeri disekitar vagina.
    • Baketri gonore. Keputihan kuning kental, sangat gatal yang terasa panas. 
    • Penyakit lainnya seperti diabetes

    Pengobatan keputihan tergantung dari penyebabnya. Pemberian obat antibiotik ataupun antijamur disesuaikan dengan kondisi pasien. Pemberian obat akan berfungsi untuk menghilsngkan penyebabnya, sehingga keputihan tidak keluar lagi. Anda dapat mulai memperhatikan kondisi yang terjadi pasa Anda, apakah peningkatan keputihan tersebut hanya terjadi saat Anda akan mengalami menstruasi saja atau tidak. Hal ini akan membantu dokter untuk menganalisa penyebabnya. Sebaiknya Anda periksa kepada dokter agar dilakukan pemeriksaan secara lengkap, dimulai dari pemeriksaan jalan lahir untuk melihat keputihan. Dokter nantinya juga akan mengambil sedikit keputihan untuk diuji laboratorium penyebab infeksi.

     Semoga bermanfaat 

    dr. Eni Yulvia S