Tanya Dokter

  • Keputihan berwarna coklat dan berbau seperti darah

  • Dok sy sudah 2 bulan ini keputihan berwarna coklat hampir sama seperti flek kalau habis menstruasi Biasanya seminggu setelah mens(sy normal lama mens 6-7hari) sy mengalami keputihan berwarna coklat n berbau agak seperti darah n berlangsung selama -+ 9 hari Tp tidak gatal Tubuh juga fit tidak ada rasa pegal ataupun sakit di bagian perut Sy termasuk sex aktif dok Sy takut apa ini ciri kangker servix dok? Sy sangat menanti balasan nya dok Terimakasih 🙏

    Halo Septiana, 

     

    Terima kasih sudah bertanya ke Alodokter.

    Umumnya seorang wanita dapat mengalami keputihan. Namun, ada yang disebut keputihan normal dan keputihan abnormal. Keputihan normal terjadi saat seorang wanita dalam keadaan akan menstruasi atau PMS (Premenstrual syndrome). Keputihan pada kondisi ini ditandai dengan keluarnya cairan sedikit dari vagina, tidak berwarna, tidak berbau, tidak ada keluhan gatal, sakit atau panas. Lain halnya dengan keputihan abnormal. Kondisi ini ditandai dengan keluarnya cairan yang berwarna kuning, hijau atau cokelat disertai dengan bau tidak sedap (seperti amis), adanya keluhan gatal, panas atau nyeri di sekitar kemaluan (Miss V). Miss V merupakan organ kewanitaan yang sangat sensitif. Pada keadaan normal, flora normal (bakteri baik) yang terdapat di Miss V jumlahnya cukup untuk melawan bakteri jahat yang akan menginfeksi. Namun, pada kondisi tertentu flora normal ini akan berkurang jumlahnya sehingga dapat menyebabkan infeks. Salah satu yang paling sering terjadi adalah

    Adapun beberap kondisi yang menyebabkan keluhan keputihan adalah sebagai berikut:

    • Adanya infeksi virus. Salah satu contoh virus yang menyebabkan keputihan adalah herpes. Ditandai dengan timbulnya bentol-bentol di sekitar vagina disertai rasa gatal dan perih, selain itu dapat disertai rasa perih saat buang air kecil.

    • Adanya infeksi Parasit (trikomonisiasis). Kondisi ini ditandai dengan adanya keputihan warna kuning disertai rasa gatal dan bau tidak sedap

    • Infeksi jamur. Kondisi ini ditandai dengan adanya keputihan berwarna putih susu, disertai dengan rasa gatal yang hebat.

    • Adanya infeksi bakteri. Salah satu kondisi vaginitis akibat bakteri, keputihan yang timbul dapat berwarna kuning atau hijau.

    • Adanya kondisi medis lainnya. Adanya penyakit diabates  yang tidak tertangani dengan baik. Aau sebagai tanda adanya kondisi serius misalnya ada tumor atau kanker pada organ reproduksi.

    • Adanya infeksi di daerah kulit. Kondisi ini dapat terjadi saat seseorang dengan infeksi skabies atau kudis. Dimana seseorang sangat merasakan gatal terutama di lipatan bokong dan dapat menjalar di seluruh tubuh. 

    • Adanya alergi pada kulit.  

     

    Adapun beberapa fakto resiko yang dapat menyebabkan terjadinya infeksi dan keputihan:

    • Kurang higienis dalam membersihkan daerah miss V. Membersihkan sebaiknya dari depan ke belakang. Dengan menggunakan tisu dan di seka dan lap secara perlahan hingga kering.

    • Penggunaan obat-obatan tertentu dalam jangka waktu lama. Misalnya obat-obatan golongan antiniotik dan steroid.

    • Terlalu sering menggunakan pembersih Miss V dalam jangka waktu yang lama dan bersifat antiseptik kuat (misalnya Sabun sirih). Namun, beberapa kondisi dapat digunakan sabun sirih namun sebaiknya disesuaikan dengan kondisi keputihan Anda.

    • Penggunaan pakaian dalam yang tidak berbahan katun. Bahan yang tidak menyerap keringat dapat menyebabkan iritasi pada Miss V dan akhirnya beresiko terjadi infeksi

    • Terlalu sering menggunakan panty liner, sehingga mengganggu sirkulasi udara disekitar Miss V.

    • Penggunaan Pakaian yang terlalu ketat juga dapat mengganggu sirkulasi udara disekitar Miss V.

     

    Penanganan dari kondisi ini sesuai dengan penyebabnya. Jika disebakan oleh infeksi bakteri dapat diberikan obat golongan antibiotik, atau disebabkan oleh infeksi jamur dapat diberikan obat anti jamur. Untuk mengurangi keluhan dapat dilakukan pembersihan Miss V dengan menggunakan pembersih vagina dengan pH yang sesuai dengan kondisi Miss V yang bisa didapatkan di apotik secara bebas. Selain itu juga, dapat menghindari faktor-faktor resiko yang sudah disebutkan di atas. Untuk kasus Anda, perlu terlebih dahulu untuk konsultasi dan jika perlu dilakukan pemeriksaan tambahan seperti swab vagina sehingga diketahui betul penyebab terjadinya keputihan. Ada tidaknya kanker serviks sangat ergantung dari hasil pemeriksaan. Kanker serviks merupakan kanker yang disebabkan oleh adanya infeksi virus HPV. Berbagai gejala yang dapat ditunjukkan dan tentu dapat didiagnosis dengan pemeriksaan langsung oleh dokter dari swab leher rahim. 

     

    Demikian yang bisa saya sampaikan, semoga bermanfaat. 

    Salam, dr. Tiwi