Tanya Dokter

  • Penyebab keputihan warna coklat bercampur putih setelah berhubungan intim

  • Siank dok... saya mau nanya kenapa setelah berhubungan Sma suami saya mengalami keputihan warna coklat bercampur warna putih... bertanda ap itu dok... saya btu ke tiga kali ini nglakuin berhungan dok... tapi saya ada rasa Takut sama gejala saya ini

    Hai, Keputihan adalah keluhan yang umum ditemukan pada wanita. Pada dasarnya secara normal vagina memproduksi cairan untuk membersihkan organ intim. Cairan vagina dapat meningkat produksinya pada masa tertentu, misalnya saat menjelang menstruasi, pada waktu ovulasi, dalam kehamilan, dan saat wanita terangsang secara seksual. Ciri cairan vagina yang normal adalah tidak berwarna (bening atau putih), tidak berbau, dan tidak disertai rasa gatal atau nyeri. Keluhan yang Anda rasakan berupa keputihan berwarna kecoklatan setelah berhubungan intim dengan suami dapat saja disebabkan oleh karena perlukaan (mikro lesi) dalam vagina akibat gesekan dalam hubungan seksual. Darah yang bercampur dengan cairan vagina dapat berwarna merah ataupun kecoklatan. Selain itu kemungkinan penyebab lainnya adalah:

    Beberapa anjuran bagi Anda:
    • Lakukan foreplay/pemanasan yang cukup saat berhubungan intim
    • Jika vagina terasa kering dapat dibantu dengan lubricant/pelumas yang mengandung bahan dasar air
    • Menjaga kebersihan organ intim
    • Mengenakan celana dalam dengan bahan yang lembut dan tidak terlalu ketat
    • Biasakan membersihkan organ intim dengan arah yang benar, yaitu dari depan ke belakang
    • Hindari penggunaan pembersih khusus vagina yang terlalu sering karena dapat menyebabkan gangguan keseimbangan flora normal dalam vagina, sehingga rentan terjadi iritasi/infeksi vagina
    Jika keluhan terus berlanjut sebaiknya Anda memeriksakan diri ke Dokter untuk menelusuri penyebabnya. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan jika diperlukan pemeriksaan penunjang seperti tes darah, USG, dan lainnya. Dengan mengetahui penyebabnya maka penanganan yang tepat akan dapat diberikan. Baca laman artikel berikut ini: Demikian semoga bermanfaat. Salam, dr. Muliani Sukiman