Tanya Dokter

  • keputihan yang tidak sembuh-sembuh

  • malam dok, saya isti 17 th. saya sudah lama mengidap keputihan. tapi akhir2 ini saya obati. pertama warnanya putih karna saya coba obati dengan jamu jadinya hijau, lalu saya coba ketokonazol ternyata bening dok. tapi sebulan berikutnya setelah haid keputihan saya muncul lagi berwarna hijau. ini sudah 2x terjadi. disini saya ingin bertanya obat apa yang paling efektif agar keputihan tidak kambuh lagi? terima kasih

    Hai, Secara normal cairan vagina diproduksi oleh tubuh untuk membersihkan organ intim dari sel mati dan bakteri. Cairan vagina yang normal adalah yang tidak berwarna, tidak berbau, dan tidak disertai rasa gatal atau nyeri. Pada kondisi tertentu dapat terjadi pengeluaran cairan vagina yang tidak normal (keputihan). Beberapa kemungkinan penyebabnya adalah:

    • Kandidiasis vagina (infeksi oleh jamur)
    • Vaginosis bakterial (infeksi oleh bakteri)
    • Penyakit menular seksual (Gonore, Klamidia, Trikomoniasis)
    • Iritasi vagina
    • Penggunaan obat-obatan tertentu (antibiotik, steroid)
    • Penggunaan produk sabun/losion yang beraroma
    • Kanker serviks
    • dll
    Beberapa anjuran yang dapat dilakukan:
    • Menjaga organ intim agar tetap kering dan bersih
    • Kenakan pakaian dalam yang tidak terlalu ketat dan terbuat dari bahan yang lembut
    • Ganti pakaian dalam setiap kali sudah terasa lembab/basah
    • Biasakan diri membersihkan organ intim dengan arah yang benar, yaitu dari depan ke belakang
    • Hindari penggunaan pembersih khusus kewanitaan yang terlalu sering, karena dapat menyebabkan gangguan keseimbangan flora normal pada organ intim sehingga rentan terjadi infeksi/iritasi
    Ketokonazol merupakan obat anti jamur. Pemakaiannya harus dilakukan sesuai petunjuk Dokter agar efektif dalam menanggulangi infeksi jamur yang seringkali sulit diberantas terutama pada area yang lembab seperti organ kewanitaan. Untuk mengetahui pengobatan yang tepat bagi masalah Anda, tentunya terlebih dahulu harus diketahui penyebab yang mendasarinya. Oleh karena itu sebaiknya Anda memeriksakan diri pada Dokter. Selain pemeriksaan fisik jika diperlukan Dokter akan menganjurkan pemeriksaan penunjang seperti tes laboratorium dan lainnya. Penanganan yang tepat akan diberikan sesuai dengan penyebabnya. Baca laman artikel terkait: Demikian semoga bermanfaat. Salam, dr. Muliani Sukiman