Tanya Dokter

  • Keputihan yang berwarna kuning dan berbau seperti nanah

  •  Geck Ayu
    Anggota
    dok sya mngalami keputhn berwarna kuning dn trkdng kruh dn berbau seperti nanah. obt almi apa ynk bsa untuk mngobatinya dok?? dn trkdng jg gatl pda vagina sya dok!!

    Hai Geck,

    Terimakasih telah bertanya ke Alodokter.

     

    Keputihan yang berwarna kekuningan, keruh, berbau seperti nanah, dan terasa gatal kemungkinan besar menandakan infeksi pada organ reproduksi. Infeksi ini bisa terjadi terbatas pada organ kelamin bagian luar saja (misalnya vulva, vagina), atau bisa juga berasal dari organ yang lebih dalam (misalnya serviks, endometrium).

    Pemicu infeksinya bisa bermacam-macam, di antaranya yakni:

    • Kebersihan organ intim yang kurang terjaga
    • Perilaku seks yang tidak sehat
    • Gangguan keasaman vagina, misalnya karena kebiasaan menggunakan produk pewangi atau pembalut yang mengandung parfum
    • Gangguan sistem imun, misalnya karena HIV/ AIDS, malnutrisi, mengkonsumsi steroid jangka panjang, menderita kanker dan sedang menjalani kemoterapi, menderita diabetes, dan sebagainya

    Beberapa mikroorganisme yang sering menyebabkan infeksi penyebab keputihan abnormal adalah Neisseria gonorrhoeae, Gardnerella vaginalis, Chlamydia trachomatis, Candida albicans, Trichomonas vaginalis, Herpes genital, Human papilloma virus, dan sebagainya. Kesemua mikroorganisme ini memiliki ciri dan penanganan yang berbeda-beda. Karenanya, sebelum memutuskan langkah pengobatan, perlu diidentifikasi dulu mikroorganisme penyebabnya.

    Sebaiknya Anda periksakan langsung diri Anda ke dokter spesialis kulit dan kelamin. Dokter bisa melakukan tes urin dan mengambil sampel dari lendir vagina atau lendir serviks untuk kemudian diperiksa secara mikroskopik di laboratorium. Pemeriksaan ini berguna juga untuk menyingkirkan kemungkinan sebab lain, seperti iritasi, fistula rektovaginalis, hingga keganasan.

    Sebagai langkah awal, jaga selalu kebersihan organ intim Anda dengan cara berikut:

    • Hindari bergonta ganti pasangan seksual
    • Jangan menggunakan celana dalam yang berbahan panas dan terlalu ketat
    • Ganti celana dalam Anda minimal 2x sehari
    • Bersihkan vagina dan anus setiap habis buang air (bilas dari arah vagina ke anus, bukan sebaliknya)
    • Tidak perlu menggunakan produk pewangi organ intim

    Selain itu, pengelolaan stres, istirahat yang cukup, dan perbanyak minum juga dilansir dapat membantu mengurangi keputihan berlebih.

    Semoga membantu ya..

     

    dr. Nadia Nurotul Fuadah