Tanya Dokter

  • Keputihan yang kental dan berbau

  •  Jenny Yeyen
    Anggota

    Dok..saya ibu rmh tangga dgn 2 anak,,saya mau bertanya..semenjak menikah&mekahirkan,saya sering mengalami keputihan yg kdang sampai membuat saya risih,krna kadang suami juga mengeluh krna keputihan saya kental&berbau..dan kadang juga sakit setelah berhubungan.kira2 apa penyebab &cara mengatasinya..krna sebelumnya saya sdh mencoba dgn berbagai cara tpi blm ada yg berhasil sampai bener2 total..tlg sarannya dok.terima kasih

    Halo Jenny, Keputihan adalah hal yang wajar dialami wanita. Akan tetapi perlu diketahui bahwa keputihan yang normal memiliki ciri berwarna bening hingga keputih-putihan, tidak berbau, dan tidak gatal. Berikut saya lampirkan jenis-jenis keputihan tidak normal:

    • Keputihan dengan lendir berwarna cokelat atau mengandung darah. Dapat disebabkan karena siklus menstruasi yang tidak teratur
    • Keputihan disertai rasa nyeri atau pendarahan. Dapat disebabkan oleh gonore atau chlamydia
    • Keputihan dengan lendir berwarna hijau, kuning, atau berbuih. Disebabkan oleh trikomoniasis
    • Keputihan dengan luka lepuh sekitar genital. Disebabkan oleh herpes genital
    • Keputihan dengan lendir berwarna merah muda. Bisa terjadi karena peluruhan dinding rahim pada wanita setelah melahirkan
    • Keputihan dengan lendir cair atau berwarna putih dengan gatal. Disebabkan oleh jamur
    • Keputihan dengan lendir berwarna putih atau abu-abu dan berbau amis. Terjadi karena infeksi vaginosis bakteri
    Dari berbagai macam keputihan yang terjadi, gejala anda bisa dibilang mirip dengan keputihan oleh jamur serta bakteri. Ada baiknya anda memeriksakan diri ke dokter spesialis kandungan agar mendapat pemeriksaan dan pengobatan yang tepat. Berikut beberapa tips untuk anda:
    • Membersihkan area kewanitaan dengan menggunakan air hangat
    • Ganti celana minimal 2x dalam satu hari atau segera mengganti celana dalam jika sudah lembab atau berkeringat
    • Pilih celana berbahan katun
    • Hindari sabun pembersih vagina yang berbahan kimia
    Diskusi ini dapat bermanfaat juga. Semoga membantu, Dr. Yosephine U. L. Simanungkalit