Tanya Dokter

  • Keluar cairan berbau amis setelah berhubungan intim

  •  Maila
    Anggota
    Dokter sy mau tanya sy pernah mengalami ketika saya berhubungan sex keluar cairan bau amis itu apakah itu normal dok atau ada penyakit.. Trims

    Hai Maila,

    Keputihan sebenarnya merupakan kondisi normal yang dapat dialami oleh setiap wanita, di mana cairan vagina yang diproduksi ini berfungsi untuk membersihkan organ intim. Pada saat wanita terangsang secara seksual cairan vagina ini juga diproduksi untuk melicinkan vagina saat hubungan seksual. Hal ini yang menyebabkan wanita mengalami keputihan saat dan setelah berhubungan intim. Kondisi ini merupakan hal yang normal sepanjang keputihan yang diproduksi memiliki ciri normal berikut ini:

    • tidak berwarna (putih atau jernih)
    • tidak berbau
    • tidak terasa gatal
    • tidak disertai dengan rasa nyeri


    Adapun keputihan yang berbau amis seperti yang Anda alami umumnya merupakan kondisi yang tidak normal. Berbagai kemungkinan penyebabnya antara lain:


    Apabila keluhan terus berulang maka ada baiknya Anda berkonsultasi dengan dokter agar dapat diperiksa lebih lanjut. Tes penunjang seperti tes cairan vagina, tes darah atau pap smear mungkin dapat dianjurkan oleh dokter jika diperlukan untuk menelusuri penyebabnya lebih jauh. Dengan demikian maka penanganan yang tepat dapat diberikan bagi Anda sesuai dengan kondisi dasarnya.

    Berikut ini anjuran bagi Anda:

    • Menjaga kebersihan organ intim
    • Kenakan pakaian dalam yang berbahan katun dan tidak ketat
    • Mengganti pakaian dalam secara teratur minimal 2 kali sehari
    • Biasakan membasuh organ intim dari depan ke belakang untuk mencegah kontaminasi bakteri dari anus ke vagina
    • Mengganti pembalut secara rutin setiap 2-4 jam saat menstruasi
    • Hindari penggunaan pembersih kewanitaan yang terlalu sering karena justru dapat memicu gangguan keseimbangan flora normal vagina, sehingga rentan terjadi infeksi
    • Hindari penggunaan pantyliner atau pembalut beraroma
    • Tunda melakukan hubungan intim selama keluhan belum teratasi


    Artikel berikut ini memuat informasi yang terkait:

    Tanda ketidaknormalan cairan vagina             
    Ciri keputihan yang berbahaya

    Demikian semoga bermanfaat.

    dr. Muliani Sukiman