Tanya Dokter

  • Memutuskan operasi untuk hernia inguinal

  •  wahyunie
    Anggota

    sore dok,saya memiliki bayi umur 3 bln dan saat ini memiliki kelainan hernia inguinal apakah keputusan saya untuk operasi benar,apakah ada efeksampingnya apakah bisa ada kemungkinan robek lagi jahitannya karna anak saya sering "ngeden" saat menangis dll,atau ada kah minimum umur operasi pada bayi.Terimakasih

    wahyunie  wahyunie
    Anggota

    wahyunie May 13, 2015 at 3:39 pm sore dok,saya memiliki bayi umur 3 bln dan saat ini memiliki kelainan hernia inguinal apakah keputusan saya untuk operasi benar,apakah ada efeksampingnya apakah bisa ada kemungkinan robek lagi jahitannya karna anak saya sering “ngeden” saat menangis dll,atau ada kah minimum umur operasi pada bayi.Terimakasih
     

    wahyunie  dr. Lina Saleh
    Dokter

    Selamat sore, Hernia inguinal pada bayi dan anak terjadi akibat masuknya sebagian kecil jaringan pembungkus (otot,fisera,peritoneum, lemak) atau bagian dari usus ke dalam canalis atau terowongan tempat turunnya testis (pada anak laki-laki). Normalnya terowongan/kanalis tersebut tertutup sesaat sebelum anak terlahir dan menutup sempurna saat sebelum anak usia 1 tahun. Namun pada kondisi hernia, pintu terowongan tetap terbuka atau menutup namun otot penutup lemah. Pada kondisi hernia simpel (reponibilis), benjolan/hernia dapat keluar masuk secara spontan dan merupakan kondisi yang tidak berbahaya, tidak diperlukan tindakan segera, namun pada kondisi hernia terjepit (inkarserata), jaringan atau usus yang masuk terjepit dan kemudian tidak mendapatkan aliran darah, sehingga menyebabkan kematian jaringan tersebut. Kondisi ini merupakan emergency dan memerlukan tindakan pembedahan segera. Gejala hernia berupa adanya benjolan di lipat paha atau hingga ke skrotum (pada pria), benjolan biasa hilang timbul. Muncul saat anak terlalu lama berdiri atau saat mengedan atau saat menangis keras, dan hilang saat anak istirahat, tenang dan tertidur. Benjolan tersa lunak dan lembut, tidak nyeri. Penangan hernia secara definitif (permanen) adalah dengan operasi untuk menutup lubang yang ada. Kapan operasi perlu dilakukan lebih cepat lebih baik, segera setelah diagnosa ditegakkan dapat dilakukan operasi, selama anak dalam kondisi sehat dan baik tentunya. Tidak segera operasi pun tidak apa-apa, Namun perlu diwaspadai bahwa kemungkinan kondisi hernia terjepit dapat kapan saja terjadi, dan hal itu merupakan emergency. Jadi sebetulnya pilihan ada pada orang tua, jika memutuskan untuk dioperasi, tentunya lebih baik. Pada bayi usia lebih muda, proses penyembuhan terjadi lebih cepat dibanding anak lebih besar. Tidak perlu khawatir jahitan akan lepas, meskipun tentunya kemudian hernia dapat berulang juga mungkin terjadi. Tidak diperlukan pembatasan aktivitas terutama pada anak usia masih bayi, karena tidak dapat melarang anak untuk menangis. Konsultasi kan kondisi anak ke dokter kembali jika gejala hernia muncul kembali. Sekian informasi yang dapat saya berikan, semoga bermanfaat. Deteksi Hernia pada Bayi