Tanya Dokter

  • Penyebab spinocerebellar degeneration atau penyakit degeneratif syaraf

  •  Wahyu Priy
    Anggota

    selamat siank dok..say berumur 27 thun..sy di diagnosa pnykit SPINO CELEBERAL DEGENERATION.. dokter bisa menerangkan pnykit di sebabkn oleh ap? mohon di jawab

    Hai, Spinocerebellar degeneration atau yang dikenal dengan nama lain spinocerebellar ataxia merupakan suatu penyakit yang bersifat degeneratif dan progresif, artinya timbul dan memburuk seiring dengan bertambahnya usia. Penyakit ini dapat timbul dan menyerang orang usia berapa saja. Spinocerebellar degeneration timbul oleh karena adanya faktor keturunan, disebabkan oleh mutasi genetik yang diturunkan dari orang tua ke anak. Kadang-kadang orang tua dapat tidak menyadari memiliki penyakit ini hingga memiliki anak yang menunjukan gejala-gejala dari kondisi ini. Penyakit ini mempengaruhi spinal cord (saraf tulang belakang) dan cerebellum (otak kecil), sehingga mempengaruhi koordinasi saraf dan otot tubuh. Gejala yang timbul diantaranya :

    • hilang koordinasi tubuh
    • sering terjatuh dan mengalami kesulitan dalam melangkah
    • sulit berbicara
    • kesulitan mengkoordinasikan gerakan tangan
    • kehilangan koordinasi bola mata
    • kesulitan menelan
    • kapasitas mental tetap normal, jadi kehilangan koordinasi fisik ini tidak disertai dengan adanya gangguan mental
    • dan lainnya
    Sampai dengan saat ini belum ada pengobatan yang dapat menyembuhkan penyakit ini, sehingga pengobatan yang diberikan oleh dokter biasanya bersifat untuk meringankan / mengontrol gejala yang timbul. Hubungi dokter spesialis saraf untuk konsultasi mengenai langkah penanganan terbaik yang dapat diberikan bagi Anda. Penanganan yang diberikan bagi setiap penderita akan berbeda tergantung dari kondisi dan gejala yang dialaminya. Penanganan yang mungkin diberikan oleh dokter dapat berupa obat-obatan, terapi fisik (fisioterapi), serta penanganan suportif lainnya. Jangan malu dan segan untuk meminta bantuan serta dukungan dari keluarga dan orang-orang terdekat untuk membantu terapi fisik maupun emosional. Semoga membantu, dr. Dian Paramitasari