Tanya Dokter

  • Kesuburan pria

  •  Tommy
    Anggota
    Malem dok. Saya mau tanyak dok seputar kesuburan..dok umur saya 49 th apa saya masih bisa memiliki ank lgi dok..sdangkn istri saya umr nya 19 th tapi dulu istri saya pernah keguguran tpi gk di kiret gk ada bantuan dokter atau bidan saat keguguran..sblum itu saya 8bln yg lalu saya kcelakaan dok stlah kcelakan buah sangkar saya sbln kiri kyk bengkak n lbh bsar dok..trus saaya jga aktif ngrokok dok..apa saya msh sbur atau istri saya dok..mslahnya sdh 8bln saya mnikah lgi tapi istri saya blm ada tanda2 hmil dok..sdangkn iztri saya pngen momongan dok..saya malu dok mau konsultasi ke bidan dok..tlong kejelasaannya dok..

    Hai Tommy

    Untuk terjadinya kehamilan diperlukan pembuahan sel sperma pria dengan sel telur wanita. Setiap bulan satu kali, indung telur wanita (ovarium) akan melepaskan 1 sel telur. Pada masa menopause yaitu sekitar usia 50 tahun ke atas, indung telur wanita tidak melepaskan lagi sel telur untuk dibuahi. Berbeda dengan wanita, seorang pria sampai usia lanjut pun dapat tetap menghasilkan sel sperma. Yang berbeda adalah jumlah sel sperma yang dikeluarkan, pergerakan, serta kualitasnya. Tentunya akan terjadi penurunan faktor-faktor tersebut seiring dengan berjalannya usia terutama diatas 40 tahun. Oleh sebab itu penurunan kesuburan tentunya ada, namun tetap dapat memiliki keturunan karena tetap dapat menghasilkan sel sperma. Yang perlu diperhatikan juga adalah kemungkinan terjadinya anak dengan cacat bawaan lahir lebih besar serta tingkat risiko keguguran lebih tinggi pada pria diatas 50 tahun. 

    Untuk mengetahui kesuburan seorang pria, dapat melalui pemeriksaan analisa sperma di laboratorium atas anjuran dokter. Yang dinilai pada analisa cairan sperma antara lain:

    • Volume cairan sperma, dimana normalnya antara 2-6.5 cc.
    • Warna.
    • Likuifaksi, yaitu masa mencarinya sperma.
    • Jumlah sel sperma di dalamnya, normalnya minimal 20 juta sel sperma/cc.
    • Bentuk sel sperma, normalnya minimal 4% memiliki bentuk yang normal.
    • Pergerakan sel sperma, normalnya minimal 32% sel sperma dapat bergerak normal. Pergerakan ini diperlukan untuk "mencari" sel telur wanita.
    • pH atau tingkat keasaman.
    • Leukosit atau sel darah putih.
    • Viabilitas yaitu tingkat sel sperma yang hidup. Normalnya sekitar 58-75%.

    Bila adanya hasil yang tidak normal pada penilaian diatas, ada kemungkinan terjadi penurunan kesuburan.

    Informasi terkait dapat Anda baca pada artikel berikut: 

    Kriteria sperma sehat yang penting diketahui. 

    Semoga membantu ya. Terima kasih.

    dr.Yan william